Doa dan amalan ini saya kutip dari kitab Mujarrabat Imamiyah, hlm 141. Kitab yang telah ditajrib (dieksperimen) oleh banyak ulama, kaum mukminin dan muslimin. Memang syarat yang pertama adalah keyakinan yang kuat dan istiqamah dalam mengamalkannya sesuai dengan aturan yang telah ditentukan. Terus terang, saya pernah mempraktekkan amalan ini, alhamdulillah saya mendapat solusi yang tak terduga sebelumnya, dan menurut ukuran saya, rizki itu cukup besar. Saya menangis terharu dalam sujud syukur. Ya Allah, Engkau Maha Dermawan, diluar kemampuan pikiran hamba-Nya. Setiap saya punya hajat yang berkait dengan rizki, saya mengamalkan amalan ini dan ditambah “shalat Istighfar” (caranya ada di blog ini). Alhamdulillah saya memperoleh apa yang saya hajatkan, kadang-kadang singkat waktunya, kadang-kadang lama waktunya. Allah Maha Maha Mengetahui hajat kita yang sebenarnya, waktunya mendesak atau tidak. Karena itu kita butuh kesabaran, keyakinan yang kuat dan istiqamah dalam mengamalkan.
Yang mulia Sayyid Ali Akbar At-Tabrizi mengatakan: Sesungguhnya ayat tentang kerajaan (surat Al-Imran: 26-27), juga jika ditulis dan bawanya, dapat meluaskan pintu rizki. Selanjutnya beliau mengatakan: amalan ini telah ditajrib (dieksperimen) berkali-kali. Ayat dan cara mengamalkannya sebagai berikut:
بسم الله الرحمن الرحيم
اللهم صل على محمد وآل محمد
قُلِ اللَّهُمَّ مَالِك الْمُلْكِ تُؤْتِى الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَ تَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَ تُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَ تُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ بِيَدِكَ الْخَيْرُ إِنَّكَ عَلَى كُلِِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ. تُوْلِجُ الَّيْلَ فِى النَّهَارِ وَ تُوْلِجُ النَّهَارَ فِى الَّيْلِ وَ تُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَ تُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ وَ تَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيرِ حِسَابٍ
Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli `ala Muhammadin wa âli Muhammad
Qulillâhumma âlikal mulki tu’til mulka man tasyâu wa tanzi’ul mulka mimman tasyâu, wa tu’izzu man tasyâu wa tudzillu man tasyâu, biyadikal khayru innaka ‘alâ kulli syay-in qadîr. Tûlijul layla fin nahâri wa tûlijun nahâra fil layli, wa tukhrijul hayya minal mayti wa tukhrijul mayyita minal hayyi wa tarzuqu man tasyâu bighayri hisâb.
Katakanlah: “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu.
Engkau masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezki siapa yang Engkau kehendaki tanpa perhitungan (batas).” (Ali-Imran: 26-27).
Caranya Mengamalkan
Pertama: Dua ayat tersebut dibaca (40 kali) selama 40 hari.
Kedua: Setiap sesudah membaca dua ayat tersebut membaca Yâ Allâh (3 kali). Kemudian membaca doa berikut (3 kali):
اَنْتَ اللهُ لاَ اِلَهَ اِلاَّ اَنْتَ وَحْدَكَ لاَ شَرِيْكَ لَكَ، تَجَبَّرْتَ اَنْ يَكُونَ لَكَ وَلَدٌ، وَتَعَالَيْتَ اَنْ يَكُونَ لَكَ شَرِيكٌ، وَتَعَظَّمْتَ اَنْ يَكُونَ لَكَ وَزِيْرٌ. يَا اَللهُ يَا اَللهُ يَا اَللهُ، اِقْضِ حَاجَتِي بِحَقِّ مُحَمَّدٍ وَآلِهِ صَلَوَاتُكَ عَلَيْهِ وَعَلَيْهِمْ اَجْمَعِينَ
Antallâhu lâ ilâha illâ Anta wahdaka lâ syarîka lak, tajabbarta ay yakûna laka walad, wa ta’âlayta ay yakûna laka syarîk, wa tazhzhamta ay yakûna laka wazîr. Yâ Allâhu Yâ Allâhu Yâ Allâh, iqdhi hâjatî bihaqqi Muhammadin wa âlihi shalawâtuka ‘alayhi wa ‘alayhim ajma’în.
Engkaulah Allah tiada Tuhan kecuali Engkau Yang Maha Esa tida sekutu bagi-Mu. Terlalu Agung Engkau untuk mempunyai anak, Terlalu Tinggi Engkau untuk memiliki sekutu, Terlalu Besar Engkau untuk mempunyai menteri. Ya Allah Ya Allah Ya Allah, tunaikan hajatku dengan hak Muhammad dan keluarga Muhammad. Semoga semua shalawat-Mu selalu tercurahkan kepadanya dan kepada mereka semua.
Untuk Menunaikan hutang
Syeikh Ath-Thabrasi meriwayatkan bahwa Mu’adz bin Jabal berkata: Pada suatu hari aku tidak shalat Jum’at bersama Rasulullah saw. Lalu beliau bertanya: “Wahai Mu’adz, mengapa kamu tidak shalat Jum’at? Mu’adz menjawab: Orang yahudi menghadangku di pintu rumahku karena hutangku, lempengan emas, sudah jatuh tempo. Tidak ada yang menaruh kasihan padaku selainmu, orang yahudi itu mau memasukkan aku ke penjara. Kemudian Rasulullah saw bersabda: “Wahai Mu’adz, maukah kamu Allah yang menunaikan hutangmu? Mu’ad menjawab: Ya mau, ya Rasulullah. Rasulullah saw bersabda: “Bacalah (ayat tersebut di atas):
(قُلِ اللَّهُمَّ مَالِك … وَ تَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيرِ حِسَابٍ)
Kemudian membaca:
يَا رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَالآخِرَة وَرَحِيمَهُمَا تُعْطِي مِنْهَا مَاتَشَاءُ، وَتَمْنَعُ مِنْهُمَا مَاتَشَاءُ، اِقْضِ عَنِّي دَيْنِي
Yâ Rahmânad dun-ya wak-âkhirah wa rahîmahumâ, tu’thî minhumâ man tasyâ’, wa tamna’u minhumâ man tasyâ’, iqdhi ‘annî daynî.
Wahai Yang Maha Pengasih dunia dan akhirat, Yang Maha Penyayang dunia dan akhirat, Engkau memberikan dari keduanya apa yang Engkau kehendaki, dan Engkau menahan dari keduanya apa yang Engkau kehendaki, tunaikan hutangku.
Sekiranya kamu butuhkan bumi dipenuhi oleh emas, niscaya Allah menunaikan hutangmu.” (Tafsir Majma’ul Bayan)
Wassalam
Syamsuri Rifai
http://shalatdoa.blogspot.com
http://islampraktis.wordpress.com
Filed under: Amalan dan Doa









Salam..
Saya sangat kesempitan dan memerlukan jumlah wang yang sangat besar untuk membayar hutang… masa juga semakin suntuk.. saya cuba mengamalkan doa ini…
Saya ingin bertanya adakah tempoh dua minggu itu terlalu singkat untuk saya melihat keajaiban Allah setelah mengamalkan doa ini dan solat istighfar..
Saya amat-amat terdesak.. apa lagi yang harus saya lakukan??
Terima kasih
Wassalam..
Wassalam wr.wb
Insya Allah diijabah, tentu dg penuh keyakinan.
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Pak ustad bagaimana adab berinfak/sedekah dengan pengharapan, misal seperti “semoga dibalas dengan diberi rezeki yang besar pada hari itu” ?
apakah dengan berinfak / sedekah dengan berharap sesuatu selain berkah, itu dapat disebut “tidak baik” ?
terima kasih.
Wassalamua’alikum wr.wb
Assalamu’alaikum,
Mohon penjelasan pak ustad…
1. Adakah dibaca ayat tersebut 40x sehari selama 40 hari
2. Adakah do’a itu dibaca setiap kali habis baca ayat, atau baca ayat sebanyak 40x kemudian baca do’a
3. Adakah harus dibaca ayat-ayat tersebut berterusan, atau boleh baca pagi 10x, tengahari 10x, ptg 10x sehingga cukup 40x…..
Assalamu’alaikum,
saya mohon ijin untuk menjalankan amalan ini.
ortu saya banyak banget hutangnya.Saya sudah bantu setiap bulan dengan memberikannya uang,bahkan saya sampaikan “jangan lupa menjalankan sholat lima waktu”.Tapi Ortu saya itu malas banget menjalankan sholat.Terkadang saya sangat sedih.dan saya terus berdoa.Apa mungkin sdh jalan hidup ortu saya yah….tolong beri saya semangat….
Ass, teruskan dlm berbakti pd Ortu. Sabarlahdan ikhlaslah. Lihat hasilnya, Insya Allah akan dimudahkan rizkinya, dan akan menemukan kebahagiaan yg tak terduga sblmnya.
Assalamualaikum semua
Pada yg telah mencuba, apakah hasilnya boleh dikongsi bersama2 disini?
Saya juga dlm kesempitan, mana fikir susu anak, makan minum, selain hutang2. Saya amat buntu. Tapi saya percaya sgt pada ALLAH s.w.t. Insyaallah saya masih berusaha,semoga ALLAH ampunkan dosa2 saya dan merahmati kami dgn rezekiNya. Amin.
Pak Ustad, saya ingin mengamalkan do’a diatas tapi saya orangnya pemalas, mohon do’anya agar hamba berubah dan dapat membayar semua hutang-hutang saya.
Sekali lagi saya mohon dido’akan…………
terima kasih.
assalamualikum….
saya juga dalam kesusahan memikirkan banyak utang…saya akan berniat melakukan apa yg ustad ajarkan ….n saya juga mohon meminta bantuan doa dari ustad agar saya dapat cepat menyelesaikan utang2 saya..
trimakasih ustad…wassalamualaikum wrb.
Assalamu’alakum wr.wb. pak ustad, saya sekarang lagi butuh banyak uang, saya pengin punya rumah sendiri, tapi tdk ada dana, sementara kebutuhan hidup setiap hari meningkat, mulai dari kebutuhan untuk istri dll, sedangkan gaji saya setiap bulan habis untuk beli susu anak dan drypes(popok anak),terkadang kalau ada masalah istri menuntut cerai, karena alasan bagimana masa depan kita kalau terus begini,saya terus bertahan pak ustadz, saya kasihan pada anak saya, tapi bagimana supaya kehidupan kami bisa lebih baik, apakah lantaran amalan di atas Alloh bisa Menolong saya, tolong doakan kami pak ustadz supaya keluarga kami tetap utuh dan menjadi keluarga yang sakinah mawahdah warohmah,, Amin
sekian pak ustadz. Wass.Wr.Wb
Dengan menyebut nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang
Assalamu’alaikum Wr Wb
Saya beribadah, berdo’a & berikhtiar serta bertawakal hanya kepada Allah & karena Allah.. hanya kepada Allah saya menyembah.. hanya kepada Allah saya meminta pertolonga.. saya lagi di uji keimanan & saya membutuh bantuan buat yg mereka dermawan yg hakikatnya meminta kepada Allah, yang saya tidak meminta tapi meminjam tanpa bunga. dengan jaminan sertifikat tanah ataupun jiwa dan raga saya taruhkan jika Allah mengizinkan. sumpah demi Allah saya tidak berniat menipu..sumpah demi Allah saya cuma membantu membereskan masalah saya keluarga. Insya Allah saya berkorban jiwa & raga di jalannya Allah.
saya siap disuruh apa saja untuk melunasinya asal tidak keluar dari aturan islam.. insya Allah saya siap melunasinya walaupun puluhan tahun.. jika saya harus bekerja & berbakti sampe lunas insya Allah saya siap.. misalkan jadi karyawan, pengurus mesjid atau pembersih/pembantu mesjid, karyawan ponpes, pengurus atau pembersih/pembantu mesjid ponpes.. saya kerja & usaha diluar boleh juga.. jadi apapun itu asal halal insya Allah saya siap.
alhamdulillah setahun lebih saya berusaha mebereskannya. Dengan berusaha menjalankan ibadah-ibadah seperti shalat, berdo’a, bersedekah,menyantunin anak yatim.dll. serta berwiraswasta.tapi belum ada jalan keluar.. mungkin solusinya Ada di pihak yang dermawan yang di amanati Allah. mungkin dari badan amal zakat, perusahaan ponpes, perorangan atau yang lainnya..
saya seorang pemuda lajang usia 26 bertanggung jawab atas kelangsungan hidup keluaga.. keluarga saya belasan orang rata2 masih sekolah & belum kerja.. bapak saya sudah lama sekali tidak kerja karena punya penyakit jantung,darah tinggi,diabetes dll. (Penyakit tua). Saya punya utang Total 200jt-an ke bank yg bikin tertekan itu karena berbunga. total 150juta-an saya hanya berharap kepada Allah. Karna janjinya saya bisa menjalani semua ini. Dengan berharap kemudahan,hidayah & rahmarnnya..
Karena sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan.
sesungguhnya sesudah kesulitan itu ada kemudahan. Q.s Alam Nasyrah 5-6
saya kutip beberapa firman Allah & hadis Rasulullah. sebagai referensinya..
Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu’allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yuang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. “Q.s At Taubah 60
Dan jika (orang yang berhutang itu) dalam kesukaran, maka berilah tangguh sampai dia berkelapangan. Dan menyedekahkan (sebagian atau semua utang) itu, lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.
“Q.s Al Baqarah 280
Dari Hudzaifah, dari Nabi -shollallohu alaihi wasallam- : “Ada seseorang mati dan masuk surga. Maka ia ditanya: Apa yang pernah kau lakukan?. Beliau mengatakan: Entah dia ingat sendiri atau diingatkan, lalu mengatakan: “Aku dulunya bertransaksi dengan banyak orang, maka aku (biasanya) menangguhkan pelunasan hutang kepada mereka yang kesulitan, aku juga memberikan kelonggaran dalam hal alat pembayaran”. Karena itulah ia diampuni (dosanya)”. Abu Mas’ud mengatakan: “Aku juga pernah mendengarnya dari Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- .
Dari Abdulloh bin Abu Qotadah: bahwa (ayahnya) Abu Qotadah pernah mencari orang yang berhutang kepadanya, yang bersembunyi darinya, dan akhirnya ia menemukannya. Ia mengatakan: “Sungguh aku dalam kesulitan!” Abu Qotadah mengatakan: “Sungguh demi Alloh?” ia menjawab: “Sungguh demi Alloh” Abu Qotadah mengatakan lagi: “Karena Aku pernah mendengar Rosululloh -shollallohu alaihi wasallam- bersabda: Barangsiapa yang ingin selamat dari bencana pada hari kiamat nanti, maka hendaklah ia meringankan beban hutang orang yang kesulitan atau membebaskannya sama sekali!”.
Hadis riwayat Hudzaifah ra., ia berkata: Rasulullah saw. bersabda: Para malaikat menerima ruh seorang lelaki dari umat sebelum kamu. Mereka bertanya: Apakah kamu pernah melakukan suatu kebaikan? Ia menjawab: Tidak. Mereka bertanya lagi: Cobalah kamu mengingat! Lelaki itu menjawab: Saya dahulu pernah mengutangkan orang-orang, lalu aku menyuruh pembantu-pembantuku untuk menangguhkan tagihan utang kepada orang yang sedang dalam kesulitan (miskin) serta memaafkan orang yang kaya. Rasulullah saw. bersabda: Lalu Allah swt. berfirman: Maafkanlah orang itu!. (Shahih Muslim No.2917)
Hadis riwayat Abu Mas`ud ra., ia berkata:Rasulullah saw. pernah bersabda: Seorang lelaki dari umat sebelum kamu menghadapi penghitungan amal perbuatan, lalu tidak didapati satu amal kebajikan pun miliknya, kecuali bahwa ia pernah mengutangkan manusia ketika masa kaya lalu memerintahkan pembantu-pembantunya untuk memaafkan (membebaskan utang) orang yang kesulitan. Rasulullah saw. bersabda: Allah Azza wa Jalla berfirman: Kami lebih berhak berbuat begitu dari ia, maka ampunilah dia!. (Shahih Muslim No.2921)
Hadis riwayat Abu Hurairah ra.:Bahwa Rasulullah saw. bersabda: Dahulu terdapat seorang lelaki yang biasa mengutangkan manusia. Ia berkata kepada pembantunya: Apabila kamu menagih orang yang dalam kesulitan, maka maafkanlah ia, semoga dengan demikian Allah akan mengampuni dosa kita. Kemudian ia menemui Allah, maka Allah mengampuninya. (Shahih Muslim No.2922)
Rasulullah SAW mengingatkan, “Siapa yang mengambil harta orang lain (berutang) dan berkeinginan akan mengembalikannya, Allah akan membantu mengembalikannya. Namun, siapa yang mengambilnya dengan tujuan menghilangkannya (tidak dikembalikan), Allah akan menghilangkannya (tidak akan membantu mengembalikannya).” (HR Bukhari dari Abu Hurairah)
Rasulullah SAW bersabda, “Siapa yang membantu melepaskan seorang Mukmin dari kesulitan dunia, Allah akan membantunya lepas dari kesulitan pada hari Kiamat. Dan, siapa yang memberikan kemudahan kepada orang lain yang tengah kesusahan, Allah akan memberikan kemudahan padanya di dunia dan di akhirat.” (HR Muslim dari Abu Hurairah)
Hadis Abu Hurairah r.a : “Sesungguhnya pernah ada jenazah seorang lelaki yang mempunyai hutang dihadapkan kepada Rasulullah s.a.w, maka baginda bertanya: Apakah dia ada meninggalkan sesuatu untuk membayar hutangnya? Sekiranya baginda diberitahu bahawa orang tersebut ada meninggalkan sesuatu untuk membayar hutangnya, maka baginda akan mendirikan sembahyang ke atas jenazahnya sekiranya dia tidak meninggalkan sesuatu baginda bersabda: Sembahyangkanlah ke atas temanmu itu. Setelah Allah memberikan kemudahan kepada baginda dalam menaklukkan negeri, baginda bersabda: Aku lebih berhak terhadap orang-orang mukmin dari pada diri mereka sendiri. Oleh itu sesiapa yang mati meninggalkan hutang maka akulah yang akan membayarnya dan sesiapa yang mati meninggalkan harta, maka harta itu untuk ahli warisnya”.
saya minta bantuan do’anya bagi siapa saja yang membaca tulisan ini. . sebenarnya saya tidak ingin menuliskan semua ini. Tapi melihat beban orang tua saya terpaksa menuliskan semua ini.. MAAF.. SAYA BERNIAT MEMINJAM BUKAN MEMINTA. (Dengan tempo 20tahun/ tergantung kondisi & kebijakan). JIKALAU MEMANG ADA YANG MAU MEMBERI SAYA TERIMA (jika memang itu kehendak Allah)
semoga Allah memberi pertolongan kepada kita semua… jika Allah mengizinkan dermawan untuk membantu keluargaku.. tidak ada yg bisa menahannya. bahkan dermawan mendapatkan pahala,rezeqi,ampunan serta kemudahan- kemudahan lainnya.. amin..
jika Allah berkehendak memilih dermawan e-mail saja ke : allah_mahapenolong@yahoo.com
nanti saya kasih tahu secara rinci soal kami & identitas kami…
Katakanlah (wahai Muhammad): Wahai Tuhan yang mempunyai kuasa pemerintahan! Engkaulah yang memberi kuasa pemerintahan kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, dan Engkaulah yang mencabut kuasa pemerintahan dari sesiapa yang Engkau kehendaki. Engkaulah juga yang memuliakan sesiapa yang Engkau kehendaki dan Engkaulah yang menghina sesiapa yang Engkau kehendaki. Dalam kekuasaan Engkaulah sahaja adanya segala kebaikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas tiap-tiap sesuatu.
Engkaulah (wahai Tuhan) yang memasukkan waktu malam ke dalam waktu siang dan Engkaulah yang memasukkan waktu siang ke dalam waktu malam. Engkaulah juga yang mengeluarkan sesuatu yang hidup dari benda yang mati dan Engkaulah yang mengeluarkan benda yang mati dari sesuatu yang hidup. Engkau jualah yang memberi rezeki kepada sesiapa yang Engkau kehendaki, dengan tiada hitungan hisabnya.
Q.s Al’Imran ayat 26, 27
Hadis Aisyah r.a isteri Nabi s.a.w :“Nabi s.a.w sering berdoa ketika sembahyangnya dengan berkata : Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu daripada seksa kubur dan aku memohon perlindungan kepada-Mu daripada fitnah Dajal. Aku juga memohon perlindungan kepada-Mu daripada fitnah semasa hidup dan selepas mati. Ya Allah! Aku memohon perlindungan kepada-Mu dari segala dosa dan hutang. Aisyah berkata lagi: Seseorang telah berkata kepada Rasulullah s.a.w: Alangkah banyaknya kamu memohon perlindungan dari beban hutang wahai Rasulullah! Lalu Rasulullah bersabda: Sesungguhnya seseorang yang sudah terkena beban hutang, apabila dia berkata-kata dia akan berdusta dan apabila berjanji dia akan mengingkari”
Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada Engkau dari bingung dan sedih. Aku berlindung kepada Engkau dari lemah dan malas. Aku berlindung kepada Engkau dari pengecut dan kikir. Dan aku berlindung kepada Engkau dari lilitan hutang dan kesewenang-wenangan manusia.” Kata Abu Umamah radhiyallahu ’anhu: ”Setelah membaca do’a tersebut, Allah berkenan menghilangkan kebingunganku dan membayarkan lunas hutangku.” (HR Abu Dawud 4/353)
“ Ya Allah, Cukuplah dengan yang dihalalkan oleh Engkau, jauhkanlah dari yang diharamkan oleh Engkau, layaklah aku, anugerahkanlah Engkau, jauhkanlah daripada mengharap-harap selain dari Engkau ”
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah) Ku dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS Al-Baqarah ayat 186)
An-Naashir… Al-Musta’aan.. ya Allah…
ALHAMDULILLAH..
wassalamu’alaikum….
allah_mahapenolong@yahoo.com
Ya Allah, melalui internet ini aku mohon kepadamu kiranya ada hambamu yang dermawan mau mengisi rekening hamba di Bank mandiri No. 0060004319384 a/n abdul hamid sebesar Rp 30 juta untuk menalangi hutang teman, ada empat orang, yang meminjam melalui hamba, ya allah hamba yakin ada dermawan yang terketuk hatinya untuk membantu hamba, dan kepada yang membantu akan hamba bayar dengan pembacaan surat al ikhlas 100,000 x dan al fatihah 100,000 x untuk hamba hadiahkan kepada orang tua sang penyumbang baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal dunia, sukron
Assalamu’alaikum.wr.wrb
Halloo..pak ustads, saya sedang terlilit hutang sebesar Rp 50 juta, rasanya putus asa karena semua usaha yang saya lakukan gagal semua. Tolong bantuand doanya pak, makasih.
assalamualaikum
saya mohon ijin untuk mengamalkan petunjuk ini.. terima kasih
Silahkan, smg bermanfaat.
assalamualaikum wr wb
terima kasih atas artikelnya pak ustad, sangat informatif dan berguna sekali
Wa’alaikum salam
trm kasih Pak respon positifnya. Smg bermanfaat bagi kita.
Asalamu’alaikum Pak Ustadz, Pak, kalau saya boleh bertanya, akhir2 ini saya merasa gagal, saya merasa semua usaha saya untuk mencari rizqi yang lebih banyak selain jadi karyawan belum juga berhasil, bisa saya minta informasi mengenai cara supaya segala usaha dan doa2 saya terkabul tentunya di jalan ALLAH SWT…karena selain saya usaha untuk mencari nafkah untuk keluarga saya, saya juga sedang mencoba membantu saudara2 muslim saya yang ingin berusaha di industri musik.
Terima kasih
Br
Novrizal
Di blog ini banyak doa dan amalan yg berkait dg hajat dan rejeki, silahkan cari via search engine
Assalamualaikum ustaz..saya mohon restu untuk mengamalkan amalan ini,semoga Allah memberkati hidup ustaz,amin
Wa’alaikum salam
Silahkan smg bermanfaat.
Assalamu’alaikum,
Mohon penjelasan pak ustad…
1. Adakah dibaca ayat tersebut 40x sehari selama 40 hari
2. Adakah do’a itu dibaca setiap kali habis baca ayat, atau baca ayat sebanyak 40x kemudian baca do’a
3. Adakah harus dibaca ayat-ayat tersebut berterusan, atau boleh baca pagi 10x, tengahari 10x, ptg 10x sehingga cukup 40x…..
Wa’alaikum salam
Ya benar seperti itu. Adapun soal waktu membacanya 40 kali di siang hari atau malam hari.
Bismillah
Assalamu’alaikum,
mohon doa agar tebebas dari utang.
saya seorang suami yang sedang kebingungan dan berharap mendapat rezeki yang melipah untuk melunasi utang – utang saya, utang saya sekitar 25 juta, shalat dhuha sering saya lakukan, saya bekerja sudah 14 tahun dengan gaji kurang dari 1 jt, saya masih bisa bersyukur, walaupun gaji itu tak cukup untuk melunasi utang. selama punya utan saya sulit sekali shalat khusu , karena didlam shalat saya lebih inget uyang di banding ingat kpd Allah, mohon solusinya pa, akhir – akhir ini rumah tangga semakin ga menentu, arah dan tujuannya. moga2 Allah tidak menutup pintu rezeki ku karena dosa yang sering dilakukan. mohon donya. .