Mobil Emir Qatar Pembunuh Ahmad Al-Jabari, Komandan Izzuddin Qassam

Direktur Institut Penelitian Wafaa di Kairo, Mesir menyebut gugurnya Ahmad al-Jabari, komandan Brigade Qassam adalah karena mobil yang dihadiahkan Emir Qatar.

Dr. Raafat al-Sayyed Ahmed dalam artikelnya yang diberi judul “Siapa yang membunuh al-Jabari dan membakar Gaza?” menulis, “Teror Ahmad al-Jabari, komandan operasi Brigade Qassam, sayap militer Hamas, adalah operasi teror bertahap. Menurut keterangan gerakan perlawanan Palestina, tahap terpenting dari operasi itu adalah dihadiahkannya sejumlah kendaraan mewah kepada al-Jabari dan beberapa pemimpin kelompok perlawanan Palestina lain oleh Qatar, yang akhir-akhir ini menyita perhatian publik untuk memberikan dukungan ekonomi ke Gaza.”

Menurut analis Arab ini, Emir Qatar dalam kunjungannya ke Gaza beberapa waktu lalu menghadiahkan sejumlah kendaraan mewah ke Hamas dan ke beberapa petinggi kelompok pejuang Palestina lain. Pada saat yang sama, badan intelejen Israel juga memiliki informasi lengkap terkait proses produksi mobil-mobil mewah itu. Teknologi canggih, akurat dan rahasia dipasang di mobil-mobil tersebut, sehingga bisa dilacak oleh jet-jet tempur dan pesawat-pesawat tanpa awak Israel.

Al-Jabari yang memiliki peran strategis dalam penawanan seorang tentara Israel, Gilad Shalit itu, langsung diteror begitu ia menaiki kendaraan hadiah Emir Qatar.

Ia menambahkan, “Israel dan sekutunya menilai bahwa gerakan perlawanan Islam Palestina merupakan penghalang terbesar bagi terciptanya Timur Tengah baru, oleh sebab itu agar proyek “Ikatan Persaudaraan Wahabi-Amerika” ini dapat diteruskan, mereka harus berpikir untk menghancurkan gerakan perlawanan Palestina, karena dengan hilangnya penghalang tersebut, jalan untuk mengendarai Hamas yang sekarang sudah berkompromi untuk hal itu, akan semakin mudah.”

Salah satu sebab serangan Israel ke Gaza menurut Ahmed adalah, karena Qatar membantu salah seorang pemimpin kelompok perlawanan Palestina yang berada di luar negeri melalui salah satu aktornya yang bertugas memberikan solusi politik dan ekonomi. Selain itu, mereka mengetahui bahwa gerakan perlawanan Palestina akan memindahkan gudang senjata dan roketnya, dan ini dilakukan sebagai persiapan menghadapi kemungkinan bentrokan Suriah, Hizbullah dan Israel atau bahkan dengan Iran.

Setelah itu Qatar memberikan informasi rahasia ini kepada Israel, dan berdasarkan informasi tersebut, Israel kemudian menghancurkan tempat yang dikira landasan rudal-rudal muqawama. Akan tetapi mereka lalai bahwa gerakan perlawanan Palestina lebih pintar, dan Israel, Qatar Arab Saudi serta Amerika berhasil mereka kecoh.” (IRIB Indonesia/HS)

FREE DOWNLOAD DOA-DOA PILIHAN
ARTIKEL ISLAMI DAN AMALAN PRAKTIS
KUMPULAN HADIS DAN MUTIARA HIKMAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: