Tawaran Ahmadinejad di Forum Demokrasi Bali

Presiden Republik Islam Iran, Mahmoud Ahmadinejad menilai bahwa perealisasian secara sempurna demokrasi tak mungkin terjadi tanpa komitmen universal terhadap keadilan. Demokrasi menurut Ahmadinejad tidak akan terwujud melalui jalur kekerasan dan pemaksaan.

Ahmadinejad yang menjadi ketua periodik Gerakan Non Blok (GNB) saat menyampaikan pidatonya di depan pemimpin dan petinggi lebih dari 50 negara dunia di Forum Demokrasi Bali di Indonesia menandaskan, dewasa ini demokrasi merupakan prestasi umat manusia terbaru yang diakui dan menjadi harapan untuk mengatur negara dengan baik. Di demokrasi sejati menurut Ahamdinejad, para penguasa harus bertanggung jawab kepada rakyat dalam menerapkan keadilan dan kebebasan. Selain itu, seluruh kapasitas yang dimiliki penguasa harus dimanfaatkan untuk mensukseskan tujuan ini.

Presiden Iran di bagian lain pidatonya menilai penjajahan terhadap bumi Palestina, pengusiran serta penangkapan warga tertindas Palestina merupakan contoh nyata imperiaslme dan perampasan hak-hak umat manusia di dunia. Selain contoh di atas, Ahmadinejad juga memaparkan bukti lain dari imperialisme modern seperti agresi dan pembantaian warga Irak, Afghanistan, Pakistan, penumpasan aksi demo dan pelanggaran luas terhadap kebebasan serta hak dasar sebuah bangsa.

Tujuan dari Forum Demokrasi Bali yang dimotori oleh Presiden Indonesia, Korea Selatan dan Perdana Menteri Australia adalah upaya untuk meningkatkan kerjasama regional dan internasional di bidang perdamaian dan demokrasi melalui dialog dan berbagi pengalaman antar peserta sidang.

Sementara itu, Republik Islam sebagai ketua periodik GNB dan memiliki sensitifitas tinggi dalam memperkokoh demokrasi dan perdamaian regional serta internasional juga turut hadir di forum ini. Pengokohan demokrasi dan perdamaian menjadi agenda utama Forum Demokrasi Bali. Adapun Iran yang menjadi pelopor pemerintahan demokrasi di tingkat regional dan internasional turut menghadiri Forum Demokrasi Bali dengan tujuan memperluas dan meningkatkan demokrasi.

Delegasi Iran di Forum Demokrasi Bali selaras dengan perspektif forum yang meyakini bahwa demokrasi saat ini masih belum mampu menjawab berbagai tantangan yang ada,berusaha memaparkan poin ini bahwa demokrasi sering menjadi penjelas bagi budaya yang ada. Oleh karena itu, setiap bangsa dan rakyat di setiap benua dan kawasan harus menyusun model pemerintahan serta kebijakannya berdasarkan kekhususan budaya yang dimilikinya.

Sama halnya dengan apa yang dilakukan oleh petinggi Iran di tiga dekade pasca kemenangan Revolusi Islam di berbagai pertemuan penting baik di tingkat regional maupun internasional. Para petinggi Iran selama ini di berbagai event regional dan internasional senantiasa mengkritik model manajemen global dan kinerja Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Iran menekankan bahwa satu abad lalu sebuah sistem telah menguasai dunia dan saat ini sistem tersebut mengalami kebuntuan di semua bidang. Kini baik elite politik dan cendikiawan dunia mulai memikirkan secara serius pengganti sistem yang telah usang ini.

Di Forum Bali ini diharapkan perwakilan berbagai negara menyumbangkan pemikiran yang kreatif dan konstruktif serta kesatuan visi berdasarkan prinsip-prinsip penting kesetaraan dan saling menghormati terkait pengganti sistem yang telah usang ini. Tak hanya itu, mereka yang hadir juga diharapkan berusaha dengan serius untuk membentuk tatanan dunia yang baru dan lebih baik. (IRIB Indonesia/MF)

FREE DOWNLOAD DOA-DOA PILIHAN
ARTIKEL ISLAMI DAN AMALAN PRAKTIS
KUMPULAN HADIS DAN MUTIARA HIKMAH

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: