Cara Ampuh Mengontrol Diri Ketika Marah

Zikir adalah amal yang baik dilakukan di setiap kesempatan dan kondisi. Akan tetapi dalam kondisi tertentu, berzikir sangat dianjurkan dan ditekankan. Dalam kondisi tersebut, seorang mukmin diimbau untuk segera berzikir, mengingat Allah Swt untuk menghindari kekhilafan.

Saat Penting untuk Berzikir:
1. Ketika marah.
2. Ketika dalam perbincangan tidak berguna.
3. Ketika berada di tengah-tengah orang yang khilaf.
4. Ketika sendiri.
5. Ketika beradapan dengan musuh.
6. Ketika berada di pasar.
7. Sebelum melakukan segala perbuatan.
8. Ketika sangat dekat dengan dosa.
9. Ketika merasa was-was akibat godaan setan dan hawa nafsu.
10. Sebelum menjatuhkan keputusan.

Masing-masing kondisi tersebut adalah saat-saat paling penting bagi setiap mukmin untuk berzikir dan penjelasannya sebagai berikut.

Berzikir Ketika Marah
Kehidupan di dunia tidak pernah lepas dari kesulitan dan hambatan dan dalam banyak kasus manusia sering mengalami guncangan dan ketidakstabilan jiwa yang menimbulkan kemarahan. Dalam kondisi seperti itu, biasanya seseorang cenderung menyerang orang lain atau melontarkan kata-kata tidak sopan. Dalam kondisi marah, seseorang telah keluar dari kondisi normalnya dan seringkali sikap-sikap yang muncul mengakibatkan berbagai dampak negatif bahkan terkadang sangat merugikan.

Cara terbaik dalam meredam dan bahkan mengalahkan kemarahan itu adalah berzikir. Zikir mengingatkan manusia kepada manusia, atas dosa-dosanya, dan menjaganya dari penyimpangan, kezaliman, perilaku tidak baik, dan ucapan-ucapan buruk.

Kekuatan zikir seorang mukmin benar-benar diuji ketika dalam kondisi marah. Seberapa besar kekuatan zikirnya itu mampu mengalahkan api amarah dalam dirinya agar dia tidak terjerumus dalam dosa.

Sejatinya, manfaat terbesar dari zikir ketika dalam kondisi marah adalah mencegah murka Allah Swt.

Rasulullah Saw bersabda, “Allah mewahyukan kepada salah satu nabinya: Wahai Putra Adam! Ketika kau marah ingatlah kau kepada-Ku sehingga Aku akan mengingat-Mu ketika murka, dan Aku akan menjagamu dari kehancuran dan kebinasaan.”

Untuk memperjelas pentingnya masalah pencegahan murka dari Allah Swt ketika dalam kondisi marah yang disebutkan dalam riwayat tersebut perlu dijelaskan bahwa;

Pertama, maksiat dan dosa pasti akan mendatangkan siksa, azab, kesulitan, kegelisahan, kesedihan, keterbelakangan, ketertinggalan, ketidakberhasilan, dan azab kubur, serta azab di Hari Kiamat kelak. Meski demikian tidak semua dosa memancing murka Allah Swt.

Karena murka Allah Swt sungguh lebih pedih daripada dampak lain dari dosa-dosa. Kemurkaan-Nya akan menghancurkan manusia dan membinasakannya. Sedemikian berat murka Allah Swt sehingga tidak ada harapan lagi bagi manusia itu untuk terselamatkan.

Dosa adalah debu dan kotoran yang melekat dalam diri manusia adapun murka Allah Swt adalah pukulan yang akan mengubah jiwa dan ruh manusia sampai akhirnya dia jatuh dan hancur.

“Barang siapa yang membuat-Ku murka, maka dia akan binasa.”

Dapat kita permudah penjelasan itu dengan ini; terkadang ada ranting-ranting dan daun di atas permukaan air, akan tetapi itu semua tidak membuat air menjadi keruh. Jika itu semua diangkat dari permukaan air itu, maka air tetap akan jernih dan tidak keruh. Karena itu semua tidak mengubah rasa dan bau air. Akan tetapi berbeda dengan kotoran yang mengubah warna dan bau air itu, untuk membersihkannya diperlukan penyulingan dan pencampuran air itu dengan oksigen.

Murka Allah Swt akan membuat zat manusia menjadi keruh dan kelam yang pada akhirnya akan membinasakannya sendiri.

Melalui penjelasan tersebut, dapat disimpulkan bahwa semua dosa memiliki efek buruk akan tetapi tidak semuanya memancing murka Allah Swt. Karena jika semua dosa memancing murka-Nya, maka tidak ada sekecil harapan pun bagi manusia untuk selamat dari murka-Nya. Termasuk di antara dosa-dosa yang membuat murka Allah Swt adalah berbohong dan menzalimi hamba Allah.

Imam Ali as berkata, “Allah Swt menyembunyikan empat hal, keridhaan-Nya dalam ketaatan oleh karena itu jangan menyepelekan segala bentuk ketaatan karena bisa jadi di dalamnya terdapat keridhaan Allah Swt, murka-Nya terhadap dosa-dosa dan oleh karena itu jangan kalian menyepelekan setiap dosa karena mungkin kemurkaan Allah ada di dalam-Nya, pengabulan doa-doa dan sebab itu itu jangan kalian meremehkan setiap doa karena mungkin doa itu terkabulkan, serta kecintaan-Nya kepada hamba-hamba dan oleh karena itu jangan kalian hinakan hamba Allah siapa tahu dia adalah yang dicintai Allah.”

Kedua, Ketaatan kepada Allah Swt dan amal saleh akan mendatangkan pahala, ketenangan jiwa, keselamatan dan terjauhkan dari kesedihan serta kesulitan di dunia maupun di akhirat. Di balik setiap ketaatan kepada Allah Swt terdapat janji sorga dan kebahagiaan abadi untuk manusia. Melakukan amal saleh dan kebajikan akan mendatangkan ampunan dosa-dosa.

Berzikir memiliki berbagai manfaat besar dan termasuk di antara amalan yang menjauhkan manusia dari murka Allah Swt.

Dengan demikian kita dapat menyimpulkan bahwa amal saleh mengandung manfaat bagi manusia sebagai berikut;

1. Manfaat duniawi dan akhirat dan pendekatan kepada Allah Swt serta meninggikan derajat manusia.
2. Mendatangkan pengampunan, menjauhkan azab di dunia dan akhirat.
3. Menjauhkan manusia dari dampak dan pengaruh murka Allah Swt.
4. Mencegah murka-Nya.

Ketiga,manusia dalam hidupnya mau tidak mau, sadar atau tidak sadar, akan tercemari dengan dosa, dan di antara dosa-dosa tersebut ada yang mengakibatkan murka Allah Swt yang berdamapak sangat merugikan yang tidak sulit ditebus. Oleh karena itu penting sekali bagi manusia untuk beramal saleh agar menghilangkan dampak dari murka Allah itu dari dalam jiwa dan hatinya. Amal saleh akan menghidupkan kembali cahaya hati yang telah meredup. Akan tetapi yang terpenting adalah agar manusia mencegah murka Allah Swt. Karena sangat berbeda kondisi orang yang jatuh ke dalam lubang dan dia memiliki sarana untuk membantunya keluar dari lubang tersebut dengan orang yang menghindar untuk tidak jatuh ke dalam lubang tersebut.

Oleh karena itu, berzikir sangat bernilai tinggi karena memiliki unsur pencegahan. Ketika seseorang marah dan berzikir, maka dia akan terhindar dari murka Allah Swt. Ini jelas berbeda dengan ketika murka Allah Swt telah meliputi manusia dan secara perlahan-lahan dampak dari murka-Nya itu berusaha dihilangkan.

Pengaruh dan manfaat seperti ini jarang ditemukan dalam amalan saleh lain. Oleh sebab itu, zikir dapat dikategorikan sebagai salah satu puncak amal saleh dan hendaknya bagi setiap mukmin untuk mengamalkannya dan selalu mengingat-Nya.

Berikut ini beberapa contoh riwayat;

1. Allah Swt menurunkan wahyu kepada nabi Dawud as dan berfirman, “Setiap kali hamba-Ku marah, maka hendaknya dia mengingat-Ku agar Aku mengingatnya di Hari Kiamat kelak dan Aku tidak memasukkannya ke dalam golongan kelompok yang Aku binasakan.”

2. Imam Baqir as berkata, “Dalam kitab Taurat disebutkan; Wahai Musa cabutlah kemarahanmu kepada orang-orang yang Aku tetapkan di bawahmu, agar Aku mencabut murka-Ku terhadapmu.”

3. Hawariyun nabi Isa as bertanya, “Apa sesuatu yang paling berat?” Nabi Isa as menjawab, “Hal yang paling berat adalah murka Allah Swt.” Mereka kembali bertanya, “Bagaimana kita dapat menghindar dari murka-Nya?” Nabi Isa berkata, “Dengan jangan kalian marah kepada orang lain.”

4. Seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah Saw, “Aku ingin terhindar dari murka Allah Swt.” Rasulullah menjawab, “Maka jangan kau marah dengan hamba Allah sehingga kau terjaga dari murka-Nya.”

Semoga kita semua terhindar dari murka-Nya dengan membiasakan diri untuk tidak marah kepada orang lain melalu zikir. Amin. (IRIB Indonesia/MZ)

AMALAN PRAKTIS DAN DOA-DOA PILIHAN
FREE DOWNLOAD DOA-DOA PILIHAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: