Ayatullah Makarim Shirazi: Bagaimana Allah SWT Menjaga Al-Quran

Ayatullah Makarim Shirazi dalam khotbahnya menjelaskan cara-cara untuk menjaga kedudukan al-Quran dengan memaparkan sejumlah penyimpangan yang terjadi di bidang ini.

Hawzah News (28/1) melaporkan, Ayatullah Makarim Shirazi merujuk pada ayat sembilan surat Hajar yang menekankan penjagaan kedudukan al-Quran seraya mengatakan, “Dalam ayat tersebut, ditekankan dengan tujuh kata bahwa Allah Swt adalah penjaga al-Quran.”

Beliau menambahkan bahwa banyak pihak yang berpendapat bahwa ayat ini hanya menekankan tidak adanya penyimpangan dalam al-Quran, akan tetapi pada hakikatnya tidak demikian. Melainkan, mungkin saja terjadi pernyimpangan seperti shubhah yang dilakukan oleh sebagian orang yang memiliki pemikiran dangkal, juga tidak pengamalan para pengikut al-Quran dari apa yang terdapat dalam al-Quran. Meski demikian Allah Swt tetap menjaga al-Quran dari segala bentuk gangguan.

Mengenai bentuk perlindungan dan penjagaan al-Quran al-Karim dari berbagai macam gangguan, Ayatullah Makarim Shirazi mengatakan, “Pertama adalah bantuan ghaib dari Allah Swt. Tanpa campur tangan manusia, Allah Swt menjaga kitab suci-Nya. Bentuk lain penjagaannya adalah pengakuan pihak lain terhadap kitab langit ini seperti pendapat non-Musim terhadap al-Quran yang pada akhirnya akan mengundang perhatian dan hal ini dengan sendirinya akan membuat al-Quran terjaga.”

Permusuhan para penentang al-Quran juga secara tidak langsung merupakan bentuk lain penjagaan terhadap kitab langit tersebut. “Penulisan buku Ayat-Ayat Setan, adalah hal yang sangat tidak terpuji, namun ketika Imam Khomeini mengeluarkan fatwa, masalah ini menjadi isu internasional. Pada tahun itu, di Amerika Serikat dan negara-negara lain, al-Quran menjadi buku terlaris di dunia. Dan karena penulis buku tersebut, banyak orang yang akhirnya mengenal al-Quran dan dipastikan berpengaruh positif bagi mereka.”

Aksi buruk lainnya adalah pembakaran al-Quran yang karena masalah ini, banyak orang dunia akhirnya mengetahui tentang al-Quran.

Aktivitas para peneliti al-Quran yang merasa memiliki tanggung jawab untuk menjaga al-Quran, menurut Ayatullah Makarim Shirazi juga salah satu bentuk perlindungan terhadap al-Quran. Mereka menjawab shubhah, menerjemahkan, dan menyebarkan ajaran-ajaran al-Quran. Jika ada pembahasan tentang al-Quran, mereka akan menjawabnya dengan analisa, seluruh langkah ini adalah dalam rangka langkah menjaga al-Quran.

Bentuk lain perlindungan terhadap al-Quran adalah riset dan penemuan-penemuan baru yang akan setiap hari akan memperjelas kedudukan al-Quran. (IRIB Indonesia/MZ)

AMALAN PRAKTIS DAN DOA-DOA PILIHAN
FREE DOWNLOAD DOA-DOA PILIHAN

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: