Sekjen PBNU: Dunia Tidak Mampu Menahan Shock Akibat Sanksi Minyak Iran

Sekretaris Jenderal PBNU, Iqbal Sulam, menyatakan bahwa tidak ada pengganti minyak Iran di dunia seraya mengatakan, “Perekonomian dunia tidak mampu menahan shock akibat sanksi minyak terhadap Iran dan aksi balasan dari negara tersebut.”

Dalam wawancaranya dengan IRNA Kamis (26/1), Sulam menilai tujuan Amerika Serikat dan rezim Zioinis Israel untuk menjatuhkan sanksi terhadap sektor minyak Iran sebagai propaganda multidimensi. Dikatakannya, pada hakikatnya Amerika Serikat menjatuhkan sanksi minyak terhadap Iran untuk menghantam perekonomian negara-negara seperti Cina, India, dan negara-negara Eropa.

Seraya menekankan bahwa Amerika Serikat menggunakan minyak untuk senjata ekonomi terhadap kekuatan-kekuatan ekonomi baru, Iqbal Sulam juga menandaskan, sanksi miyak Amerika terhadap Iran lebih mengancam negara dan kekuatan ekonomi baru seperti Cina dan India yang cepatnya laju pertumbuhan ekonomi keduanya sangat bergantung pada energi fosil.

Lebih lanjut Iqbal Sulam mengatakan, lonjakan harga minyak akan mengakibatkan kesulitan bagi negara-negara yang telah menjadi rival serius bagi perekonomian Amerika Serikat. Oleh karena itu, harus dikatakan bahwa melalui sanksi minyak Iran, Amerika Serikat pada hakikatnya telah memulai perang ekonomi multi-dimensi yang pelemahan Iran hanya merupakan salah satu tujuan karena acuan lainnya adalah menghantam ekonomi Cina dan India.

Menyinggung kebutuhan pasti pasar dunia terhadap minyak Iran, pejabat PBNU ini mengatakan bahwa negara-negara seperti Cina, India, dan Rusia harus menunjukkan reaksi yang lebih serius karena peningkatan harga minyak akan mereduksi kemampuan negara-negara tersebut dalam bersaing memproduksi produk murah.

Berbicara soal krisis eknomi di Amerika dan Eropa, Iqbal Sulam menuturkan, perekonomian Eropa juga satu persatu terlilit krisis dan kebangkrutan sementara sanksi minyak Iran akan mempercepat proses tersebut.

Terkait saling keterikatan perekonomian negara-negara dunia, Iqbal Sulam juga mensinyalir bahwa kenaikan harga produksi akibat lonjakan harga minyak, akan berdampak luas terhadap negara-negara berkembang termasuk sebagian besar negara-negara Islam seperti Indonesia yang perekonomiannya lemah.

Oleh karena itu, Iqbal Sulam menekankan tugas negara-negara Islam untuk mendukung Republik Islam Iran sebagai negara Islam, mengingat berbagai masalah ekonomi yang muncul akibat lonjakan harga minyak.

AMALAN PRAKTIS DAN DOA-DOA PILIHAN
FREE DOWNLOAD DOA-DOA PILIHAN

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: