Jual Senjata, Cara Ampuh Lindungi Israel dengan Kekayaan Arab!

Amerika menjual senjata senilai 60 miliar dolar kepada negara-negara Arab dengan syarat tidak dipakai untuk menghantam rezim Zionis Israel. Angka sebesar itu bukan hanya membebani negara-negara Arab, tapi juga menciptakan perlombaan senjata di Timur Tengah.

Perlombaan senjata di Timur Tengah selalu dengan intervensi kekuatan-kekuatan asing. Tapi beberapa waktu ini, perlombaan senjata di Timteng dilakukan dengan lebih bergairah. Sebuah kegairahan semu yang diciptakan oleh Amerika guna mempertahankan roda ekonominya tetap berputar. Barack Obama, Presiden Amerika pada 29 Desember 2011 mengumumkan telah menandatangani kontrak penjualan senjata senilai 60 miliar dolar. Dengan ini, setiap tahunnya Arab Saudi menyuntikkan dana sebesar 3,5 miliar dolar terhadap ekonomi AS. Amerika menjual persenjataan bekasnya ke negara-negara Arab dengan bantuan penyebaran isu semakin bahayanya kawasan Timteng dan Iranphobia.

Tapi yang penting dari penjualan ini, Arab Saudi dalam kontrak pembelian itu telah berjanji untuk tidak memanfaatkan senjata itu menghantam Zionis Israel. Senjata yang dibeli ternyata hanya akan dipergunakan demi mencegah bahaya di kawasan yang juga ditentukan oleh Amerika.

Iranphobia dan Gairah Penjualan Senjata ke Arab
Berdasarkan laporan hari Kamis (06/7) surat kabar al-Manar, Palestina, Andrew J. Shapiro, Deputi Menteri Luar Negeri AS urusan Politik dan Militer, “Kontrak penjualan senjata ini akan dilakukan dalam beberapa tahap.” Sementara tujuan penjualan ini disebutnya untuk memperkuat hubungan kedua negara dan AS berkeinginan memperkuat pertahanan negara petrodolar ini. Karena kemungkinan besar di masa akan datang instalasi minyak negara ini terancam serangan. Shapiro menyebut kontrak penjualan senjata ini mampu menciptakan 70 lapangan kerja.

Surat kabar al-Manar menjelaskan, kontrak sebesar 60 miliar dolar antara dua negara terlaksana sesuai dengan syarat yang ditetapkan oleh Israel. Menurut sumber terpercaya al-Manar yang mengenal pasar senjata menilai mayoritas sistem yang dijual Amerika kepada Arab Saudi sudah kadaluarsa dan daya perusaknya sudah jauh berkurang. Pesawat F-15 yang akan diserahkan AS kepada Saudi tidak sama dengan sistem persenjataan dan elektronik milik Israel. Karena telah dilakukan pengurangan sesuai dengan permintaan Israel.

Masih dari harian al-Manar, Arab Saudi dalam kontrak pembelian senjata berjanji tidak akan menggunakannya terhadap sekutu Israel. Kesepakatan ini yang mempercepat proses penjualan senjata-senjata Amerika ke Arab Saudi. Alasan ini pula yang membuat senjata yang dibeli Saudi dari AS telah kehilangan nilai strategisnya. Bahkan Tel Aviv dalam sejumlah pertemuan yang dilakukan dengan komando Dephan AS dan Saudi mampu memastikan senjata ini harus dalam satu paket proyek Iranphobia. Artinya, senjata ini akan dipakai untuk menghantam Iran yang mengancam negara-negara di kawasan. Sumber-sumber itu menyebutkan bahwa Arab Saudi dalam sebuah pertemuan rahasia yang bertujuan memperkuat hubungan keamanan dan militer telah mencapai kesepakatan untuk mencegah Iran memiliki kekuatan militer yang disegani.

Penjualan Senjata ke UEA Demi Menjamin Keamanan Teluk Persia?
Menurut laporan CNN, untuk pertama kalinya Amerika mempersenjatai Uni Emirat Arab dengan sistem rudal TADS. Sesuai dengan laporan ini, AS akan mempersenjatai UEA dengan sistem persenjataan yang sulit didapatkan di pasar-pasar internasional. Penjualan ini merupakan kontrak kedua Amerika dengan negara-negara Teluk Persia. Pentagon menyatakan bahwa UEA akan mendapatkan sistem anti rudal dan 96 rudal sertai sejumlah radar khusus dan program pelatihan dan logistik segera setelah penandatanganan kontrak.

Dalam satu pernyataannya, Pentagon menyebut sistem pertahanan yang dijual bakal meningkatkan kekuatan pertahanan dan rudal UEA, bahkan menjadikan kerjasama bilateral semakin kuat dan fleksibel. Disebutkan juga bahwa dua negara ini memiliki hubungan yang erat. Karena keduanya berpartisipasi dalam mengamankan Selat Hormuz bila hendak ditutup oleh Iran. Selat ini sangat penting bagi roda ekonomi dunia. Sekalipun demikian, menurut para pakar, manuver militer Iran di Selat Hormuz menunjukkan bahwa bila Iran menghendaki untuk menutup selat itu, tidak ada satu kekuatanpun yang dapat berbuat apa-apa.

Peran Senjata Amerika di Timur Tengah
Saad al-Azumi penulis harian Alarab Alyawm, Yordania mengatakan, pembelian senjata dengan tujuan membebaskan Palestina adalah sesuatu yang membanggakan. Tapi bila ini dilakukan untuk membantu pasar senjata Amerika, maka harus dilihat dengan keraguan. Ia menyinggung bahwa dunia Arab berkali-kali berperang dengan Israel, tapi mereka tidak pernah mampu bahkan untuk membebaskan satu meter dari tanah Palestina.

Nabil Khalil, wartawan Alarab Alyawm yang lain mengatakan, “Tujuan utama mempersenjatai negara-negara Arab bukan dukungan atas ancaman Israel. Pembelian senjata itu bersumber dari ketakutan masing-masing negara Arab yang memaksa mereka berlomba-lomba membeli senjata. Tentunya tanpa melupakan ketakutan mereka akan munculnya konflik internal. Semua bukti menunjukkan bahwa kontrak penjualan senjata antara Amerika dan negara-negara Arab untuk tujuan ini.

Dollar Arab Mendukung Israel
Situs Irak Nahrainnet juga memberitakan soal kontrak pembelian senjata antara Amerika dan negara-negara Arab. Disebutkan bahwa selain rencana untuk mengubah negara-negara Arab dan Israel sebagai garis depannya, Amerika juga berusaha menjamin garis pertahanannya lewat kekayaan negara-negara itu. Sekaitan dengan hal ini, Kementerian Pertahanan Amerika menyatakan, perusahaan Lockheed Martin menerima 1,96 miliar dolar untuk mempersenjatai Uni Emirat Arab, sekutu Amerika dan Israel. (IRIB Indonesia/SL/NA)

AMALAN PRAKTIS DAN DOA-DOA PILIHAN
FREE DOWNLOAD DOA-DOA PILIHAN

One Response

  1. anjing amerika

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: