Sanksi Barat terhadap Iran di Mata Ahmadinejad

Presiden Republik Islam Iran kembali menyatakan bahwa Iran tidak bertekad untuk memproduksi senjata nuklir, namun tetap bergerak untuk mencapai puncak kemajuan. Dalam wawancara spesial dengan Jam-e Jam Iran, Mahmoud Ahmadinejad mengatakan energi nuklir merupakan energi paling bersih sedunia, dan teknologi nuklir merupakan salah satu puncak kemajuan sains.

Ahmadinejad mengungkapkan aplikasi teknologi nuklir di berbagai bidang seperti medis, pertanian, industri dan produksi tenaga listrik. Ditegaskannya, tarif harga listrik nuklir sekitar seperdelapan dari energi fosil, namun kekuatan jahat mempergunakannya untuk membuat bom atom yang membahayakan dunia.

Di bagian lain statemennya, Ahmadinejad mengkritik standar ganda Barat terhadap Iran. Presiden Iran itu mengungkapkan, “Mereka tidak memiliki analisis yang realistis terhadap Iran. Oleh karena itu, mereka kehilangan berbagai kesempatan emas atas Iran. Alih-alih menjalin dialog konstruktif, mereka justru menyulut api konfrontasi yang semakin memanas.” Inilah yang menyebabkan penentangan terang-terangan berbagai negara dunia seperti Rusia dan Cina terhadap kebijakan sepihak dan tidak transparan AS dan sekutunya.

Di tengah gencarnya gelombang sanksi terhadap Tehran, Iran berhasil di berbagai bidang termasuk di bidang sains. Berdasarkan laporan ISI, percepatan pertumbuhan ilmu pengetahuan di Iran saat ini setara dengan 11 kali rata-rata negara dunia.

Di bidang ekonomi Iran setiap tahunnya menjalin transaksi perdagangan dengan negara-negara dunia dengan volume perdagangan mencapai $190 milyar. Padahal para ekonom sebelumnya memprediksi hanya mencapai 70 persen saja dari angka tersebut. Kini ekonomi Iran tetap stabil, dan ekspor non-migas negara itu naik sebesar 45 persen.

Di bidang diplomasi pun Iran terbukti aktif di arena internasional. Dengan demikian berbagai upaya Barat untuk mengucilkan Tehran menemui jalan buntu dan membentur dinding. Embargo ekonomi terhadap Iran bukan hanya terjadi satu atau dua tahun terakhir saja.Tapi Iran telah diembargo selama lebih dari 32 tahun.

Kini, AS terus-menerus menggiring publik dunia untuk memusuhi Tehran. Namun pengalaman selama tiga dekade membuktikan fakta lain, “Semakin ditekan Iran justru kian maju dan mandiri”. Sebaliknya AS saat ini berada dalam kubangan kesalahan yang digalinya sendiri.

Setiap kali AS dan sejumlah negara Barat lainnya melempar berbagai tudingan palsu terhadap Iran di berbagai bidang mulai dari masalah hak asasi manusia, perlawanan terhadap terorisme dan nuklir, namun kenyataannya mereka sendiri terjerembab dalam masalah tersebut.

Produksi generasi baru senjata nuklir dan penimbunan hulu ledak nuklir dilakukan AS dan sejumlah negara Eropa yang mengklaim sebagai negara pendukung perang melawan penyebaran senjata nuklir. Selain itu, terbongkarnya penjara rahasia di sejumlah negara Eropa tanpa pengadilan, dukungan negara-negara tersebut terhadap teroris dan sikap brutal petugas keamanan mereka terhadap rakyat yang menentang korporatisme dan Kapitalisme merupakan deretan standar ganda Barat.(IRIB Indonesia/PH)

KUMPULAN DOA-DOA PILIHAN
Wasiat Nabi saw tentang Hubungan suami-istri
Tips dan Doa untuk Meraih Cinta Sejati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: