Badai Revolusi Menuju Arab Saudi

Seorang penulis dan pengamat politik Mesir, seraya menyinggung peristiwa terakhir di wilayah al-Sharqiyah, Arab Saudi dan penumpasan para demonstran dengan peluru tajam, mengatakan, “Badai revolusi telah bergerak dan Arab Saudi tidak akan luput dari sapuan badai itu.”

Ali Abu al-Khair pada Rabu (23/11) dalam wawancaranya dengan televisi al-Alam menandaskan, “Peristiwa di wilayah timur Saudi bukan sinyal pertama akan datangnya kebangkitan Arab di negara itu. Namun, gerakan reformis yang aktif di Saudi telah ada sejak bertahun-tahun lalu.”

Penulis Mesir itu menambahkan, selain di wilayah timur Saudi, ada gerakan-gerakan protes dan gerakan politik yang aktif di wilayah selatan negara itu, seperti di Najran dan Sharurah, bahkan di Hijaz dan Madinah.

“Gerakan reformis di wilayah al-Sharqiyah punya hubungan yang kuat dengan gerakan-gerakan di wilayah lainnya. Ketika rezim Riyadh menumpas para demonstran damai dengan peluru tajam, itu menandakan bahwa rezim Al Saud berupaya menghambat gerakan-gerakan tersebut. Akan tetapi, langkah itu sia-sia belaka. Sebab, badai reformasi telah barada di jalan,” tegasnya.

Abu al-Khair menandaskan, generasi muda Saudi telah mengorganisir diri. Mereka tidak pernah puas dengan kinerja rezim Riyadh. Ditambahkannya, sejak munculnya revolusi di Arab, pemerintah Riyadh mengerahkan segenap kemampuannya untuk mencegah meluasnya gelombang revolusi tersebut ke Arab Saudi. Oleh sebab itu, rezim Al Saud mengintervensi urusan internal Mesir, Tunisia, Yaman, Bahrain dan negara-negara lain di kawasan.

“Pangeran Mahkota Nayef bin Abdul Aziz selalu mengatakan bahwa ia benci dengan kata-kata reformasi. Sebab kata itu mengandung arti bahwa para pejabat Riyadh kotor dan tidak layak memerintah,” tuturnya.

Penulis Mesir itu mengatakan, “Di tengah keluarga Al Saud sendiri ada ketidakpuasan. Sebagai contoh, Pangeran Talal mengundurkan diri dari jabatannya. Sebab, ia melihat dirinya lebih layak untuk menjadi Pangeran Mahkota. Namun, kedudukan itu diberikan kepada Pangeran Nayef.”

“Para pejabat Saudi terus berusaha merusak dan memojokkan para demonstran dan gerakan penuntut reformasi di negara itu. Mereka berupaya menunjukkan bahwa gerakan-gerakan itu adalah gerakan etnis tertentu. Padahal gerakan tersebut benar-benar gerakan reformis yang didukung oleh banyak pemikir dan cendikiawan Saudi,” jelasnya.

“Kondisi Arab Saudi tidak serupa dengan kondisi di negara-negara Arab sekitar Teluk Persia. Sebab, media-media berusaha untuk tidak mendukung berita berkaitan dengan wilayah al-Sharqiyah, Hijaz atau Bahrain. Bahkan, berita tentang masalah yang berkaitan dengan keluarga Al Saud diboikot penuh,” tambahnya.

Seraya menyinggung kebrutalan pasukan Saudi yang merusak sejumlah desa di Bahrain dan menumpas warga negara itu untuk menghambat proses reformasi, Abu al-Khair mengatakan, “Dengan meletusnya kebangkitan rakyat, maka tidak ada kesempatan lagi untuk berhenti dan kembali. Sebab, tuntutan rakyat legal, dan gerakan reformis tetap tegar. Bahkan, penumpasan gerakan rakyat dengan brutal, telah mendorong tuntutan untuk memenuhi aspirasi mereka.”

“Rezim Al Saud tidak menginginkan reformasi dan tidak rela badai reformasi menerjang Saudi. Karena itu, mereka terus berupaya menumpas gerakan revolusioner. Riyadh juga menginginkan perluasan Dewan Kerjasama Teluk Persia (P-GCC) supaya rezim-rezim kerajaan lain menjadi anggota lembaga itu. Padahal rezim-rezim lain itu, tidak ada hubungannya sama sekali dengan Teluk Persia,” tukasnya.

Di akhir pembicaraanya, Abu al-Khair mengatakan, “Sebenarnya Al Saud berusaha membentuk sebuah komite yang terdiri dari raja-raja Arab. Oleh sebab itu, mereka memboikot berita tentang transformasi di Saudi dan Bahrain. (IRIB Indonesia/RA/RM)

KUMPULAN DOA-DOA PILIHAN
Wasiat Nabi saw tentang Hubungan suami-istri
Tips dan Doa untuk Meraih Cinta Sejati

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: