Nazaruddin Punya Kartu Ibas dan Anas

Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin benar-benar orang berpengaruh dan kuat. Pasalnya, selain memberikan sumbangan uang yang cukup besar ke Partai Demokrat yakni Rp 13 miliar, anggota Komisi III DPR RI ini ternyata juga membiayai kegiatan Anas Urbaningrum, Ketua Umum PD dan Ibas, Sekjen PD yang setahunnya mencapai Rp 10 miliar. Demikian dilaporkan Situs Surabaya Pagi, Jumat (26/5)

“Dia punya catatan tentang penggunaan dana. Semuanya dicatat termasuk biaya penyewaan pesawat untuk kegiatan Anas dan Ibas yang setahunnya mencapai Rp 10 miliar,” ujar sumber yang tidak mau disebutkan namanya.

Selain bukti-bukti itu, sumber itu juga meyakinkan Nazar memiliki bukti-bukti aliran uang ke sejumlah petinggi PD, seperti, Jhoni Allen Marbun, serta keluarga SBY.

Pernyataan Nazar, tentu saja bukan tudingan sembarangan.Sebagai bendahara umum, Nazar sudah pasti tahu asal muasal dan penggunaan uang partai. Maka tidak aneh bila ia mengklaim punya data terkait tudingannya, meskipun belakangan ia seperti mengurungkan niatnya untuk membuka aib koleganya. Alasannya bukti-buktinya masih dikumpulkan.

Bila sikap Nazar akhir-akhir ini agak melembek, bagi orang dekatnya bukan karena Nazar tidak punya bukti. Nazar diyakini punya bukti-bukti itu. Hanya saja Nazar tidak mau mengungkapnya lantaran tudingan tersebut hanya untuk menggertak saja.”Tapi kalau situasi berubah bisa saja ia bakal habis-habisan melawan,” kata orang dekat Nazar yang tidak mau disebut namanya itu.

Gertakan Nazar terkait sejumlah petinggi PD akhirnya berbuah komitmen. Jangan heran kalau kemudian Nazar mengatakan pemecatannya sebagai bendahara umum oleh DK PD belum final. Soalnya, kata Nazar, keputusan DK belum mendapat legitimasi dari DPP PD. “Itu keputusan DK masih harus disampaikan ke DPP. Sebab keputusan resmi bukan di DK melainkan rapat pleno yang dipimpin Ketua Umum PD Anas Urbaningrum,” ujar Nazar

Sementara itu, seorang pengamat politik yang tak mau disebutkan namanya menyatakan, kasus Nazaruddin itu sengaja muncul untuk menjegal Anas Urbaningrum yang digadang-gadang untuk pencalonan presidenan mendatang. Dengan kasus ini, Anas sulit dicalonkan menjadi calon presiden mendatang yang kemudian pilihan jatuh pada Ani Yudhoyono, istri SBY. Akan tetapi bola panas ini juga dapat menggilas keluarga SBY sendiri, yakni Ibas. Namun Tegakah SBY mengorbankan putranya untuk kepentingan politik?!!! (IRIB/ Media Indonesia/Kompas/RMOL/Surabayapagi/AR)

MUTIARA HIKMAH & MUTIARA CINTA

AMALAN DAN DOA PILIHAN

JASA PEMBUATAN WEBSITE TERPERCAYA DAN PROFESIONAL

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: