Kiat mencari Solusi tak terduga bagi yang sedang kesulitan

Mari kita manfaatkan bulan Ramadhan yang penuh berkah ini secara lebih maksimal. Kita memohon kepada Allah Yang Maha Dermawan. Kita khusukkan hati, kita fokuskan pikiran, kita menangis kepada Allah swt, kita sampaikan kesulitan kita kepada-Nya melalui kiat-kiat berikut ini:

Pertama: Melakukan shalat taubat (shalat Istighfar) setiap hari atau malam hari.

Shalat ini bermanfaat untuk menghilangkan kegelisahan hati dan kekusutan pikiran. Dan dapat mendatang rejeki dari arah yang terduga-duga. Dalam kitab Mafâtihul Jinân (kunci-kuci surga) disebutkan: “Jika Anda merasa sempit dalam kehidupan, dan sulit menemukan solusi dalam persoalan yang Anda hadapi, maka jangan tinggalkan shalat ini.” Shalat ini diajarkan oleh Rasulullah saw dan Ahlul baitnya (sa). Caranya sebagai berikut:

Lakukan shalat dua rakaat, dengan niat memohon ampunan Allah swt. Setiap rakaat sesudah surat Fatihah membaca surat Al-Qadar. Sesudah membaca surat Al-Qadar membaca Istighfar (15 kali), yaitu

اَسْـتَغْفِرُاللهَ

Astaghfirullâh
Aku mohon ampun kepada Allah

Bacaan Istighfar ini juga dibaca 10 kali sesudah bacaan dalam setiap gerakan shalat yakni dalam: ruku’, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, duduk sebelum berdiri, dan sebelum tasyahhud (tahiyyat) dalam rakaat terakhir. Sehingga dalam dua rakaat jumlah bacaan Istighfar = 150.

Kedua: Sesudah salam dari shalat Istighfar, membaca Istighfar, Astaghfirullâh, sebanyak 71 kali. Saat membaca Istighfar usahakan benar-benar khusuk dan memfokuskan pikiran dan hati. Kalau belum bisa khusuk dan focus coba pejamkan mata.

Khusuk dan memfokuskan pikiran dan hati sangat penting, sangat berpengaruh pada apa yang kita mohon kepada Allah swt . Di antara tanda-tanda khusuk dan focus adalah tidak paham terhadap apa yang didengar oleh telinga saat berzikir dan berdoa. Dengan khusuk dan fokus dapat meneteskan air mata. Inilah di antara tanda-tanda hati yang khusuk dan pikiran yang fokus.

Ketiga: Sesudah membaca Istighfar 71 kali tersebut membaca salah satu Asma Allah yang maknanya berkait langsung dengan hajat. Misalnya untuk rejeki: Ya Allâh, yâ Razzâq (wahai Yang Maha Memberi rejeki), yâ Mughnî (wahai Yang Maha Memberi kekayaan). Jumlahnya sesuai dengan kemampuan Anda.

Keempat: Sujud, dan sampaikan hajat kepada Allah swt dengan bahasa yang Anda pahami sehingga benar-benar menyentuh hati Anda.

Catatan: Poin 1 dan 2 sangat bagus dilakukan setiap sesudah shalat Fardhu. Kiat2 tersebut telah banyak yang membuktikan, Alhamdulillah berhasil dan sukses.

Untuk memantapkan keyakinan Anda, dapat membaca tulisan saya yang erat kaitannya dengan hal ini, yakni seberapa besar pengaruh hati yang khusuk dan pikiran yang fakus, klik disini
Yang ingin Amalan praktis dan doa2 pilihan, juga doa2 di bulan Ramadhan, silahkan download di sini:
http://www.tokoku99.com/product-islami/e-book.html

Wassalam
Syamsuri Rifai
http://shalatdoa.blogspot.com
http://id.alfusalam.web.id

2 Responses

  1. mksdnya poin 1 dan 2 ditulisan catatan yang mana ustadz tolong pnjlasannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: