Hamas Kecam Skenario Busuk Zionis

Ketua Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), Khaled Meshal mengecam skenario busuk Rezim Zionis Israel untuk menghalangi pembentukan negara merdeka Palestina. Meshal memaparkan, skenario Israel itu bertujuan mengubah Palestina menjadi penjara raksasa bagi bangsa ini. Meshal menegaskan bahwa pengakuan terhadap eksistensi Israel dan menerimanya sebagai negara Yahudi sama dengan menistakan hak kembali warga Palestina ke negara mereka sekaligus menyetujui aksi brutal Israel yang mengusir bangsa Palestina dari tanah airnya pada 1948.

Presiden Rezim Zionis Israel, Simon Peres belum lama ini dalam pertemuannya dengan Ketua kebijakan luar negeri Uni Eropa (UE), Javier Solana, mengusulkan pembentukan negara Palestina dengan garis perbatasan sementara dan menilai usulan itu sebagai solusi atas krisis di kawasan. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu dalam pidatonya (14/6) juga memberikan dukungan bagi kemerdekaan Palestina dengan syarat antara lain; Palestina tidak diperbolehkan memiliki pasukan militer, masalah pembangunan permukiman Yahudi tetap berjalan dan kawasan Al-Quds dikuasai Israel. Netanyahu juga mensyaratkan, negara itu juga tidak memiliki kontrol terhadap wilayah perbatasan dan udaranya, dan semua kendali ada di tangan Israel.

Syarat-syarat yang dilontarkan Netanyahu tidak hanya terbatas pada masalah itu. Ia juga menyatakan bahwa bangsa Palestina harus mengakui eksistensi Israel sebelum terbentuknya negara Palestina dan menerima Israel sebagai negara Yahudi. Di pihak lain, bangsa Palestina menolak model negara yang diusulkan Israel. Bangsa Palestina menegaskan, “Negara yang kehilangan struktur-stuktur dasar sebuah negara seperti garis perbatasan permanen, kemerdekaan penuh, kekuatan pertahanan, dan kebijakan luar negeri yang independen, tidak layak untuk disebut sebagai suatu negara”.

Hamas menilai pernyataan Netanyahu itu sebagai bentuk penistaan terhadap hak-hak bangsa Palestina sekaligus pengukuhan atas rasisme Zionis. Anggota Senior Hamas seperti Ahmad Abdul Hadi belum lama ini juga mengatakan, “Kami tidak berharap Netanyahu mengakui hak-hak bangsa Palestina dan pembentukan negara merdeka Palestina”. Ditambahkannya, Netanyahu lewat pernyataan kerasnya berupaya mengulur-ngulur waktu guna meneruskan pembangunan permukiman Yahudi di tanah Palestina.

Selain menumpas pejuang Palestina dan memperlebar daerah jajahannya, Israel tengah mempersiapkan peluang untuk meneruskan kebijakan arogan di tanah Palestina. Berbagai skenario busuk dan penistaan terhadap struktur-struktur dasar sebuah negara termasuk tujuan utama Zionis dalam mewujudkan ketamakannya. (http://indonesian.irib.ir)

Download gratis Amalan praktis dan doa2 pilihan, di halaman Produk Islami/eBook Islami:
http://www.tokoku99.com
di website ini juga ada free download eBook dan software

Wassalam
Syamsuri Rifai
http://shalatdoa.blogspot.com

Jaringan Dakwah kami
PECINTA KELUARGA BAHAGIA
http://www.facebook.com/group.php?gid=37020211895
KOMUNITAS MUSLIM BEKASI
http://www.facebook.com/group.php?gid=71586001237
KOMUNITAS MUSLIM DEPOK
http://www.facebook.com/group.php?gid=80423046902

KOMUNITAS MUSLIM SURABAYA
http://www.facebook.com/group.php?gid=58672909211
KOMUNITAS MUSLIM CILACAP DAN PURWOKERTO
http://www.facebook.com/group.php?gid=141140485301
Syamsuri Multiply
http://syamsuri149.multiply.com

Milis
Keluarga Bahagia
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
Shalat dan Doa
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa
FengShui Islami
http://groups.google.co.id/group/feng-shui-islami

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: