Sejumlah media memberitakan keputusan Rezim Zionis Israel untuk memperluas pembangunan permukiman Zionis di Tepi Barat Sungai Jordan. Tel Aviv lewat berbagai program tengah berupaya memperbanyak jumlah permukiman Zionis di tanah Palestina. Menteri Peperangan Israel, Ehud Barak dalam kunjungannya ke AS menegaskan, Israel akan melanjutkan kebijakannya memperluas pembangunan permukiman Zionis. Penegasan ini disampaikan untuk menanggapi permintaan setengah hati AS terkait penghentian proyek tersebut.
Duta Besar Israel di Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Gabriela Shalev juga menyatakan, pemerintahan Barack Obama telah memberikan sinyal untuk terus mendukung Israel di Dewan Keamanan PBB. Ditambahkannya, sebagaimana para pendahulunya, Obama juga akan memberi dukungan penuh kepada Israel.
Penegasan Israel untuk melanjutkan pembangunan permukiman Zionis disampaikan langsung oleh Ehud Barack kepada Gedung Putih. Hal ini menunjukkan bahwa AS selama ini tidak serius menangani kasus yang mengancam perdamaian di kawasan. Washington hanya meminta Tel Aviv untuk meninjau ulang kebijakannya itu sehingga tidak sampai membangkitkan sentimen anti Zionis di dunia. Permintaan ini disampaikan menyusul protes dunia terhadap kebijakan arogan Israel khususnya masalah pembangunan permukiman Zionis.
AS mengkhawatirkan reaksi opini publik dunia dan posisi Israel yang kian terjepit pasca perang 33 hari pada musim panas lalu. Permukiman Zionis dan tembok pembatas merupakan dua sarana penting untuk merealisasikan kebijakan arogan Israel di tanah pendudukan. Rezim ini sama sekali tidak akan mengesampingkan proyek ilegalnya ini.
Dukungan penuh AS terhadap Israel praktis mengubah rezim ini menjadi pelopor pelanggar undang-undang dan aturan internasional. Dukungan penuh ini diberikan saat Gedung Putih mampu menekan Israel untuk mengubah kebijakannya. Masalah ini semakin memperjelas bahwa AS berperan dalam melestarikan kejahatan dan arogansi Israel di kawasan khususnya di Palestina.
Dampak keputusan tersebut sangatlah besar bagi prospek damai di Timur Tengah. Sikap keras Israel selalu menjadi penghalang bagi terwujudnya perdamaian di kawasan. Israel memandang permukiman Zionis sebagai penentu garis perbatasan final negara Israel dan Palestina kelak serta merupakan solusi problem sosial ekonomi dan politik dalam negeri Israel. Oleh karena itu, pembangunan permukiman Zionis akan berlanjut meskipun pemerintah yang berkuasa di Israel terus berganti. Kebijakan keras ini diambil atas dukungan AS juga. (http://indonesian.irib.ir)
Free eBook Islami: Amalan praktis dan doa2 pilihan, di halaman Produk Islami/eBook Islami, di:
http://www.tokoku99.com
di website ini juga bisa download eBook yang lain dan software
Wassalam
Syamsuri Rifai
http://shalatdoa.blogspot.com
Jaringan Dakwah kami
PECINTA KELUARGA BAHAGIA
http://www.facebook.com/group.php?gid=37020211895
KOMUNITAS MUSLIM BEKASI
http://www.facebook.com/group.php?gid=71586001237
KOMUNITAS MUSLIM DEPOK
http://www.facebook.com/group.php?gid=80423046902
KOMUNITAS MUSLIM SURABAYA
http://www.facebook.com/group.php?gid=58672909211
KOMUNITAS MUSLIM CILACAP DAN PURWOKERTO
http://www.facebook.com/group.php?gid=141140485301
Syamsuri Multiply
http://syamsuri149.multiply.com
Milis
Keluarga Bahagia
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
Shalat dan Doa
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa
FengShui Islami
http://groups.google.co.id/group/feng-shui-islami
Filed under: Berika Aktual





