Doa sesudah Shalat Layl (Doa Hazîn)

Bismillâhir Rahmânir Rahîm
Allâhumma shalli ‘alâ Muhammad wa âli Muhammad
Unâjîka yâ Mawjûdan fî kulli makân, la`allaka tasma`u nidâî. Faqad `azhuma jurmî wa qalla hayâî.

Shalat Layl dan Manfaatnya

Shalat Layl (shalat malam) bermanfaat untuk kesehatan tubuh, menghapus dosa, menyelamatkan dari siksa kubur, mencahayai wajah, meluaskan rizki. Harta dan keturunan merupakan

Shalawat menurut Ibnu Taimiyah

Ibnu Taimiyah mengatakan: Ahlul bait Nabi saw mempunyai hak-hak yang wajib dijaga, karena Allah swt telah menetapkan hak-hak bagi mereka yaitu khumus dan harta rampasan, dan Dia juga merintahkan agar bershalawat kepada mereka yang dihubungkan dengan shalawat kepada Rasulullah saw.
Kemudian Ibnu Taimiyah berkata:

Perintah Bershalawat dan Keutamaannya

Allah swt memerintahkan kita agar bershawat kepada Rasulullah saw dan keluarganya (sa): “Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat kepada Nabi. Wahai orang-orang yang beriman bershalawatlah kamu kepada Nabi dan ucapkan salam kepadanya.” (Al-Ahzab: 56).

Audio dan Video Shalawat dan Munajat

Kita diperintahkan bershalawat kepada Rasulullah saw keluarganya. Tentu shalawat memiliki keutamaan yang agung. Sebagian ada terjemahan bahasa Indonesia:

Mari kita Ucapkan Salam dan Ziarah pada Syuhada’ Karbala dan Gaza

Mari kita ucapkan salam dan ziarah kepada Al-Husein (sa) Sayyidusy Syuhada’, dan para syuhada’ Karbala dan Gaza. Kita doakan para Syuhada’ Gaza.
Audio berikut ini adalah audio ma’tam (duka)+animasi. Semoga dapat mengiringi ziarah dan ucapan salam dari hati yang sedang berduka.

Jeritan Gaza Jeritan Karbala

Bersamaan datangnya bulan Muharram 1430 H, jeritan Gaza menggema ke seluruh penjuru negeri sampai ke dusun-dusun kecil. Jeritan anak-anak kecil dan orang-orang tak berdosa menembus ruang angkasa. Langit menangis, bumi pun menjerit. Penghuni langit berduka, penghuni bumi menderita.

Tragedi Karbala 10 Muharram 61 H

Tragedi Karbala 10 Muharram 61 H adalah peristiwa yang paling tragis dalam sepanjang sejarah hidup manusia. Peristiwa paling tragis ini menimpa cucu tercinta Rasulullah saw dan kelarganya, yaitu Al-Husein bin Ali bin Abi Thalib (sa).

Peristiwa-peristiwa alam saat dan sesudah Al-Husein (sa) terbunuh

Dalam Sunan Al-Baihaqi 3: 337, hadis ke 6352:
Abu Qubail berkata: “Ketika Al-Husein bin Ali (as) terbunuh, terjadi gerhana matahari dan semua bintang nampak di siang hari, sehingga kami mengira hal itu terjadi demikian.” (juga dalam Majma’ Az-Zawaid 9: 197).

Azab di dunia dan Akhirat bagi yang membenci dan memerangi Al-Husein (sa)

Azab di dunia bagi yang membenci dan memerangi Al-Husein (sa) Dalam kitab Ash-Shaw’iqul Muhriqah Ibnu Hajar, halaman 116:
Az-Zuhri berkata: “Tidak ada seorangpun yang membunuh Al-Husein (as) kecuali ia mendapat azab di dunia, yaitu: dibunuh atau buta atau wajahnya menghitam, atau kekuasaannya hilang.”

Mimpi Isteri Nabi saw dan Sahabatnya tentang Terbunuhnya Al-Husein (sa)

Mimpi Ummu Salamah Isteri Nabi saw
Dalam Shahih Tirmidzi 2: 306, hadis ke 3771:
Sulami berkata: pada suatu hari aku mendatangi Ummu Salamah ketika ia sedang menangis. Lalu aku bertanya: Mengapa engkau menangis? Ia menjawab: