Hadis tentang Imam Mahdi (sa)

Imam Mahdi dan Nabi Isa (as) akan hadir
Dalam Shahih Bukhari, bab datangnya Nabi Isa; dan Kanzul Ummal 14: 334:
Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda:

كيف أنتم إذا نزل ابن مريم فيكم وإمامكم منكم؟

“Bagaimana kalian jika datang kepada kalian putera Maryam dan Imam kalian.”

Imam Mahdi (sa) akan menegakkan kebenaran
Dalam Shahih Muslim, kitab Iman dan Musnad Ahmad 3/345:
Dari Jabir pernah mendengar bahwa Nabi saw bersabda:

لا تزال طائفة من أمّتي يقاتلون على الحق ظاهرين إلى يوم القيامة. قال: فينزل عيسى بن مريم (عليه السلام) فيقول أميرهم: تعال صلّ لنا. فيقول: لا، إن بعضكم على بعض أمراء تكرمة الله هذه الأمّة

“Akan senantiasa ada sekelompok dari ummatku yang berperang untuk menegakkan kebenaran sampai hari kiamat.” Lalu turunlah Isa bin Maryam (as), kemudian pemimpin mereka berkata: kemarilah shalat bersama kami, ia menjawab: Tidak, karena sesungguhnya sebagian kalian terhadap sebagian yang lain ada pemimpin yang dimuliakan oleh Allah dalam ummat ini.”

Dalam Musnad Ahmad 3: 52 dan Ad-Durrul Mantsur 6: 57
Rasulullah saw bersabda:

أبشّركم بالمهدي يُبعث في أمّتي على اختلاف من الناس، وزلازل، فيملأ الأرض قسطاً وعدلاً كما ملئت جوراً وظلماً، يرضى عنه ساكن السماء وساكن الأرض، يقسم المال صحاحا

“Berbahagialah kalian dengan Al-Mahdi, ia akan dihadirkan ke tengah-tengah ummatku yang sedang terjadi perselisihan dan goncangan di antara manusia. Ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi oleh kezaliman. Ia diridhai oleh penghuni langit dan penghuni bumi, ia akan membagikan harta secara benar dan adil.”

Imam Mahdi (sa) keturunan Nabi saw, wajahnya seperti bintang bercahaya

Dalam Kanzul Ummal, Al-Muttaqi, jilid 14, hadis ke 38666:
Rasulullah saw bersabda:

المهدي رجل من ولدي، وجهه كالكوكب الدرّي

“Al-Mahdi adalah salah seorang dari keturunanku, wajahnya seperti bintang yang bercahaya.”

Nabi Isa (as) shalat di belakang Imam Mahdi (sa)
Dalam Ash-Shawa’iq Al-Muhriqah Ibu Hajar 98:
Ath-Thabari meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda: “Isa bin Maryam (as) akan turun dan seolah-olah dari rambutnya menetes air, kemudian Al-Mahdi (sa) berkata: silahkan shalat bersama manusia. Isa berkata: Sesungguhnya shalat itu didirikan untukmu, kemudian ia shalat di belakang seorang laki-laki dari keturunanku…” (Al-Hadis).

Hadis ini dan yang semakna terdapat dalam kitab:
1. Kanzul Ummal, jilid 7 halaman 187, hadis ke 38673. Diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri.
2. Faydh Al-Qadir Al-Mannawi, jilid 6 halaman 17, hadis ke 8262.
3. Musnad Ahmad bin Hambal, jilid 3 halaman 345, hadis ke 14310. Diriwayatkan oleh Jabir Al-Anshari.

Imam Mahdi (sa) Ahlul bait Nabi saw

Dalam Musnad Ahmad 1/ 376, 377; Sunan At-Turmidzi, kitab Fitan, bab 52; Sunan Abu Dawud 4/ 107:
Ibnu Mas’ud berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

لا تذهب الدنيا ولا تنقضي حتى يملك رجل من أهل بيتي يواطئ اسمه اسمي

“Dunia ini tidak akan hancur dan berakhir sebelum berkuasa salah seorang dari Ahlu baitku, yang namanya sama dengan namaku.”

Abu Hurairah berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

لو لم يبق من الدنيا إلاّ يوم لطوله الله عزّوجل حتى يملك رجل من أهل بيتي، يملك جبل الديلم والقسطنطينية

“Sekiranya dunia hanya tinggal sehari niscaya Allah Azza wa Jalla akan memanjangkan masanya, sehingga seseorang dari Ahlu baitku berkuasa, menguasai pengunungan Dailam dan Qasthanthiniyah.”

Dalam Sunan Abu Dawud jilid 27, kitab Al-Mahdi:
Ali bin Abi Thalib (sa) berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

لو لم يبق من الدهر إلاّ يوم لبعث الله رجلاً من أهل بيتي يملؤها عدلاً كما ملئت جوراً

“Sekiranya masa hanya tinggal sehari, niscaya Allah akan menghadirkan seorang dari Ahlul baitku, untuk memenuhi dunia dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi oleh kezaliman.”

Hadis ini dan yang semakna juga terdapat dalam kitab:
1. Shahih Ibnu Majah, bab jihad, bab menyebutkan Ad-Daylam. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah.
2. Shahih Ibu Majah, bab-bab Fitan, bab tentang keluarnya Al-Mahdi. Diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib (sa).
3. Hilyatul Awliya’, Abu Na’im, jilid 3 halaman 177, hadis ke 234.
4. Dzakhair Al-Uqba, halaman 17.
5. Tafsir Ad-Durrul Mantsur, As-Suyuthi, tentang surat Muhammad: 18.
6. Sunan Abu Dawud, jilid 27, kitab Al-Mahdi, hadis ke 4283. Diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib (sa).
7. Mustadrak Al-Hakim, jilid 4 halaman 557. Diriwayatkan oleh Abu Said Al-Khudri. Al-Hakim berkata: hadis ini shahih menurut persyaratan Bukhari dan Muslim.
8. Musnad Ahmad bin Hambal, jilid 1 halaman 99, hadis ke 775. Diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib (sa).
9. Usdul Ghabah, jilid 1 halaman 259, hadis ke 653.
10. Al-Isti’ab, Ibn Abd Al-Birr, jilid 1 halaman 85.
11. Al-Ishabah, Ibnu Hajar, jilid 7 halaman 30, hadis ke 1037.
12. Kanzul Ummal jilid 6/44, 7/186, hadis ke 31144 dan 38667.
13. Majma’ Az-Zawaid, jilid 7 halaman 316.
14. Hilyatul Awliya’, Abu Na’im, jilid 3 halaman 184, hadis ke 235.

Masa Pemerintahan Imam Mahdi (sa)
Dalam Shahih Tirmidzi 2/36, hadis ke 2232:
Abu Said Al-Khudri berkata: kami khawatir akan kejadian pasca Nabi saw, lalu kami bertanya kepada Nabi saw, kemudian beliau bersabda:

إنّ في أمّتي المهدي يخرج ويعيش خمساً أو سبعاً أو تسعاً. قال: قلنا: وما ذاك؟ قال: سنين قال: فيجيء إليه الرجل فيقول: يا مهدي أعطني أعطني

“Sesungguhnya Al-Mahdi akan hadir ke tengah-tengah ummatku, ia hidup lima atau tujuh atau sembilan tahun.” Kami bertanya: kapan itu terjadi? Beliau menjawab: “Beberapa tahun kemudian.” Kemudian datanglah seseorang kepada beliau seraya berkata: ya Mahdi, berikan padaku, berikan padaku.

Dalam Sunan Abu Dawud 2/136, hadis ke 2485:
Abu Said Al-Khudri berkata bahwa Rasulullah saw bersabda:

المهدي مني أجلى الجبهة أقنى الأنف يملأ الأرض قسطاً وعدلاً كما ملئت جوراً وظلماً، يملك سبع سنين

“Al-Mahdi dari keturunaku, dahinya lebar dan hidungnya mancung, ia akan memenuhi bumi dengan keadilan sebagaimana sebelumnya dipenuhi oleh kezaliman, ia akan berkuasa selama tujuh tahun.”

Hadis ini dan yang semakna juga terdapat dalam kitab:
1. Musnad Ahmad bin Hambal, jilid 3 halaman 21, hadis ke 10779.
2. Mustadrak Al-Hakim, jilid 4 halaman 557. Al-Hakim berkata: hadis ini shahih menurut persyaratan Muslim, tetapi ia tidak meriwayatkannya.
3. Majma’ Az-Zawaid, jilid 7 halaman 315. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan Abu Said Al-Khudri.
4. Kanzul Ummal, jilid 7 halaman 189, hadis ke 38706.
5. Majma’ Az-Zawaid, jilid 7 halaman 316. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan Bazzar.
6. Ash-Shawa’iq Al-Muhriqah, Ibnu Hajar, halaman 98.

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah dan doa-doa pilihan, Artikel-artikel Islami dan informasi Islami, klik di sini :
http://syamsuri149.wordpress.com
http://shalatdoa.blogspot.com

Amalan praktis, Adab2 dan doa2 pilihan haji dan umroh dilengkapi tek arab, bacaan tek latin dan terjemahan, klik di sini :
http://almushthafa.blogspot.com

Milis artikel2 Islami, macam2 shalat sunnah, amalan2 praktis dan doa-doa pilihan serta eBooknya, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

Milis Feng Shui Islami, rahasia huruf dan angka, nama dan kelahiran, rumus2 penting lainnya, dan doa2 khusus, klik di sini :
http://groups.google.co.id/group/feng-shui-islami

About these ads

One Response

  1. Issu kedatangan Imam Mahdi itu sebenarnya wujud harapan pengikut Nabi Ibrahim As. setelah beliau berdoa sbb.: “Ya Tuhan kami, utuslah untuk mereka sesorang Rasul dari kalangan mereka, yang akan membacakan kepada mereka ayat-ayat Engkau, dan mengajarkan kepada mereka Al Kitab (Al Qur’an) dan Al-Hikmah (As-Sunnah) serta mensucikan mereka. Sesungguhnya Engkaulah yang Maha Kuasa lagi Maha Bijaksana” (QS. 2:129).

    Oleh katurunan beliau ini selanjutnya, ditunggu-tunggulah kedatangannya sampai datang nabi terakhir dari dinasti Bani Israel yakni Nabi Isa As bin Maryam. Namun sayang, dalam Injil masih disebut issu Imam Mahdi, Mesiah, Satrio Piningit dsb. berarti masih akan datang lagi Imam Mahdi yang pamungkas, yang sesungguhnya.

    Maka akhirnya, lahirlah Nabi kita Muhammad SAW sebagai Rasul Allah dan sekaligus penutup para nabi (QS. 33:40) dengan membawa Al Quran yang didalamnya memuat pernyataan atau ikrar Allah SWT bahwa Nabi Muhammad SAW dianugerahi agama ISLAM (QS. 5:3). Nama Islam tidak pernah termuat dalam kitab-kitab suci sebelum Al Quran.

    Dengan kedatangan Nabi Muhammad SAW sekaligus juga terjawablah issu tentang akan datang lagi Nabi Isa bin Maryam dan issu Imam Mahdi. Nabi Isa As. tidak akan datang lagi karena sudah tegas dinyatakan dalam Al Qiran (S. 2:134 dan 141). Begitu juga Imam Mahdi tidak akan lahir lagi karena penutup para nabi hanyalah Nabi kita Muhammad SAW.

    Tinggal bagaimana para khalifah-khalifah (ya raja, presiden, gubernur, pangeran, sultan, bupati atau walikota) kini dan yang akan datang ‘mampu’ membumikan Islam dan Al Quran dalam kehidupan nyata di dunia ini, ya masalah sosial budaya terutama masalah kekuasaan dan pemerintahannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 99 other followers

%d bloggers like this: