Kisah Shalat Istighatsah dengan Imam Mahdi (sa)

Di kota Qum (Iran), salah seorang penduduknya bercerita: Aku pernah menderita kesulitan yang sangat mengoncangkan hidupku. Aku berat menceritakannya pada keluarga dan saudaraku. Dalam keadaan yang sangat duka aku tertidur, dalam tidurku aku bermimpi melihat seorang laki-laki yang wajahnya sangat tampan, pakaiannya bagus, dan baunya sangat harum. (more…)

Shalat Istighatsah dengan Imam Mahdi (sa)

Caranya:
• Sucikan diri, dan berwudhu’.
• Lakukan shalat dua rakaat di tempat yang tak beratap.
• Rakaat pertama sesudah Fatihah membaca surat Al-Fat-h, surat ke 48.
• Rakaat kedua sesudah Fatihah membaca surat An-Nashr, surat ke 110.
• Sesudah shalat berdiri menghadap ke kiblat, membaca doa ziarah kepada Imam Mahdi (sa) berikut ini: (more…)

Ali bin Abi Thalib (sa) pewaris ilmu Nabi saw

Pewaris ilmu Nabi saw bukanlah sembarang manusia, tetapi ia adalah pilihan Allah dan Rasul-Nya. Tidaklah mudah mengemban samudera ilmu Ilahi yang sangat luas kecuali orang yang memiliki legalitas dari Allah dan Rasul-Nya.At-Tirmidzi Al-Hanafi meriwayatkan dalam Al-Kawkab Ad-Durri bahwa Umar bin Khaththab berkata: Ketika Rasulullah saw menjalin persaudaraan di antara sahabat-sahabatnya, beliau bersabda:

هَذَا عَلِيٌّ أَخِي فِي الدُّنْيَا وَالاَخِرَةِ، وَخَلِيْفَتِي فِي أَهْلِي، وَوَصِيِّي فِي أُمَّتِي، وَوَارِثُ عِلْمِي، وَقَاضِي دِيْنِي، مَالَهُ مِنِّي وَمَالِي مِنْهُ، نَفْعُهُ نَفْعِي وَضُرُّهُ ضُرِّي، مَنْ أَحَبَّهُ فَقَدْ أَحَبَّنِي وَمَنْ أَبْغَضَهُ فَقَدْ أَبْغَضَنِي

“Inilah Ali saudaraku di dunia dan di akhirat, khalifahku dalam keluargaku, washiku bagi ummatku, pewaris ilmuku, pemutus hukum dalam agamaku, apa yang dimilikinya dariku dan darinya apa yang kumiliki, manfaatnya adalah manfaatku, dan mudharratnya adalah mudharratku; barangsiapa yang mencintainya ia mencintaiku, dan yang membencinya ia membenciku.” (more…)

Para Perawi Hadis tentang Imam Mahdi (sa)

Para perawi dari kalangan sahabat
1. Imam Ali bin Abi Thalib (sa)
2. Imam Hasan bin Ali (sa)
3. Ustman bin Affan
4. Ummu Salamah
5. Thalhah bin Abdillah
6. Ummu Habibah
7. Abdullah bin Abbas
8. Abdullah bin Mas’ud
9. Abdullah bin Umar
10. Abu Said Al-Khudri
11. Abu Hurairah
12. Jabir Al-Anshari
13. Ammar bin Yasir
14. Anas bin Malik
15. Auf bin Malik
16. Abdurrahman bin Auf, dan lainnya.

Para perawi dari kalangan Ahli hadis (more…)

Hadis tentang Imam Mahdi (sa)

Imam Mahdi dan Nabi Isa (as) akan hadir
Dalam Shahih Bukhari, bab datangnya Nabi Isa; dan Kanzul Ummal 14: 334:
Abu Hurairah mengatakan bahwa Rasulullah saw bersabda:

كيف أنتم إذا نزل ابن مريم فيكم وإمامكم منكم؟

“Bagaimana kalian jika datang kepada kalian putera Maryam dan Imam kalian.” (more…)

Hadis tentang Imam Zaman (sa)

Rasulullah saw bersabda:

من مات ولم يعرف امام زمانه مات ميتة جاهلية

“Barangsiapa yang mati belum mengenal Imam zamannya, maka matinya mati jahiliyah.” (more…)

Hadis Al-Ghadir

Hadis Al-Ghadir adalah hadis yang disampaikan oleh Rasulullah saw di Ghadir Khum, suatu tempat antara Mekkah dan Madinah, sesudah haji wada’. Hadis ini disampaikan di depan kurang lebih 150.000 sahabat, di bawah terik matahari yang sangat panas, sambil memegang tangan Imam Ali bin Abi Thalib (sa). Hadis Al-Ghadir adalah hadis yang paling mutawatir dari semua hadis, tidak ada satupun hadis Nabi saw yang melebihi kemutawatiran hadis Al-Ghadir. Karena tidak satu pun hadis Nabi saw yang lain yang disaksikan dan didengarkan oleh puluhan ribu sahabat.

Redaksi hadis ini juga bermacam-macam, antara lain:
Di Ghadir Khum, Rasulullah saw bersabda:

من كنت مولاه فعـلي مولاه، اللهمّ وال من والاه وعاد من عاداه

“Barangsiapa yang menjadikan aku pemimpinnya, maka Ali adalah pemimpinnya. Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya, dan musuhi orang yang memusuhinya.” Dalam Redaksi yang disebutkan: (more…)

Hadis Wilayah

Untuk meyakini secara benar kepemimpinan dalam Islam memerlukan pemahaman yang benar. Bukan hanya itu, tetapi juga membutuhkan niat yang tulus dan hati yang bersih, tidak takut konsekuensi apapun, tetapi semata-mata mencari ridha Allah swt, dan ingin mengikuti jejak keluarga suci Nabi saw agar selamat di dunia dan akhirat. Sebagai konsep dasar kepemimpinan Islam kita harus memahami dan meyakini hadis-hadis tentang wilayah dan kepemimpinan.

Hadis wilayah redaksinya juga bermacam-macam, antara lain:
Rasulullah saw bersabda kepada Ali bin Abi Thalib (sa):

أنت وليّ كلّ مؤمن بعدي

“Engkau adalah pemimpin setiap mukmin sesudahku.” (more…)

Hadis tentang Dua Belas Imam

Hadis ini menunjukkan bahwa pasca Rasulullah saw hanya ada 12 imam, amir atau khalifah. Tidak boleh kurang dan tidak boleh lebih. Dari mana kita harus menghitungnya, dari pasca Rasulullah saw atau dari akhir zaman? Dan siapa saja orang-orangnya? Tidakkah Rasulullah saw menyebutkan namanya satu-satu persatu? Dan apa konsekuensi mengingkarinya?

Redaksi hadis ini bermacam-macam, mari kita telusuri:

Dalam Shahih Bukhari juz 4, kitab Ahkam disebutkan:
Jabir bin Sammarah berkata bahwa Nabi saw bersabda:

يكون بعدي إثنا عشر أميراً، فقال كلمة لم أسمعها، فقال أبي أنه قال كلهم من قريش

“Sesudahku ada dua belas amir (pemimpin)”. Kemudian beliau mengatakan suatu kalimat yang aku tidak mendengarnya. Kemudian ayahku berkata bahwa Nabi saw bersabda: “Mereka semuanya dari suku Quraisy.” (more…)

Hadis Indzar dan Ad-Dar

Dengan hadis Indzar kita akan mengetahui bahwa sejak awal kenabiannya Rasulullah saw telah memilih dan mengangkat Ali bin Abi Thalib (as) sebagai saudaranya, washi dan khalifahnya.

Allah swt berfirman:

وَأَنْذِرْ عَشِيرَتَكَ الاْقْرَبِين

“Berilah peringatan kerabatmu yang terdekat” (Asy-Syu’ara’: 214),

Ketika ayat ini turun Rasulullah saw mengumpulkan tokoh-tokoh dari keluarga terdekatnya dan mengajak mereka agar masuk Islam. Kisah ini disebutkan dalam buku-buku sejarah Islam, kitab-kitab tarikh, sirah, tafsir dan hadis. (more…)

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 87 other followers