Kisah Sakratul Maut (1): Anak yang Durhaka pada Orang Tua

Pada suatu hari Rasulullah saw mendatangi seorang pemuda saat menjelang kematiannya. Beliau mengajarkan kepadanya kalimat syahadah: Lailaha illallah. Tetapi pemuda itu lisannya terkunci.

Rasulullah saw bertanya kepada seorang ibu yang ada di dekat kepalanya: Apakah pemuda ini punya ibu?
Ia menjawab: Ya, saya ibunya.
Rasulullah saw bertanya: Apakah kamu murka kepadanya?
Ibunya menjawab: Ya, saya tidak berbicara dengannya selama 6 haji (6 tahun).
Rasulullah saw bersabda: Ridhai dia!
Ibunya menjawab: Saya meridhainya karena ridhamu padanya.

Kemudian Rasulullah saw mengajarkan kembali kepadanya kalimat: Lailaha illallah.
Pemuda itu sekarang dapat mengucapkan kalimat Lailaha illallah.
Rasulullah saw bertanya kepadanya: Apa yang kamu lihat tadi?
Pemuda menjawab: Aku melihat seorang laki-laki yang berwajah hitam, pandangannya jahat, pakaiannya kotor, baunya busuk; ia mendekat kepadaku, dan marah padaku.

Kemudian Rasulullah saw membimbingnya membaca:

يَامَنْ يَقْبَلُ الْيَسِيْرَ وَيَعْفُو عَنِ الْكَثِيْرِ اِقْبَلْ مِنِّى الْيَسِيْرَ، وَاعْفُ عَنِّي الْكَثِيْرَ اِنَّكَ أَنْتَ الْغَفُوْرُ الرَّحِيْمُ

Yâ May yaqbalul yasîr wa ya’fû ‘anil katsîr iqbal minnil yasîr, wa’fu ‘annil katsîr, innaka Antal Ghafûrur Rahîm.

Wahai Yang Menerima amal yang sedikit dan Mengampuni dosa yang banyak, terimalah amalku yang sedikit, dan ampuni dosaku yang banyak, sesungguhnya Engkau Maha Pengampun dan Maha Penyayang.

Lalu ia mengucapkannya.
Rasulullah saw bertanya lagi: Lihatlah sekarang apa yang kamu lihat?
Pemuda menjawab: Aku melihat seorang laki-laki yang berwajah putih dan indah, harum baunya, bagus pakaiannya; ia mendekat padaku, dan aku melihat orang yang berwajah hitam itu menjauh dariku.
Rasulullah saw bersabda: Perhatikan lagi, ia pun memperhatikan. Kemudian beliau bertanya: Apa yang kamu lihat sekarang.
Pemuda menjawab: Aku tidak melihat lagi orang yang berwajah hitam itu, aku hanya melihat orang yang wajahnya putih, dan cahaya meliputi keadaan ini. (Al-Mustadrak 2:129)

Wahai saudara-saudaraku, renungi baik-baik kejadian ini, dan perhatikan betapa banyak akibat buruk durhaka kepada orang tua. Bukankah pemuda itu adalah salah seorang dari sahabat Nabi saw, beliau menjenguknya, duduk di dekat kepalanya, dan beliau sendiri yang mengajarkan kalimat tauhid kepadanya. Tapi ia tidak mampu mengucapkannya kecuali setelah ibunya memaafkan dan meridhainya.

Wassalam
Syamsuri Rifai

Amalan Praktis, bermacam2 shalat sunnah dan doa-doa pilihan, dan Artikel-artikel Islami klik di sini:
http://shalatdoa.blogspot.com
http://syamsuri149.wordpress.com

Milis artikel2 Islami, macam2 shalat sunnah, amalan2 praktis dan doa-doa pilihan serta eBooknya, klik di sini:
http://groups.google.com/group/keluarga-bahagia
http://groups.yahoo.com/group/Shalat-Doa

Milis rahasia huruf dan angka, nama dan kelahiran, rumus2 penting lainnya, dan doa2 khusus, klik di sini :
http://groups.google.co.id/group/feng-shui-islami

About these ads

9 Responses

  1. subhaanalooh…betapa wajibnya kita menhargai menyayangi orang tua kita.mudah-mudahan orang tuaku snantiasa berada dalam lindungan dan ampunan Alloh S.W.T Aamiiin.mudah2an Alloh S.W.T selalu menyayangi mereka,Amiinn..Ya Alloh Ampuni semua dosaku dan dosa orang tuaku Amiin..

  2. Masya Allah amt pentingnya ridho seorang ibu
    bahkan dengan ridhonya Ibu
    urusan maut pun ter selesai kan dengan baik
    Ustad bilang
    ridho orang tua adalah ridhoya Allah
    Benar ga ???????

  3. Assalamualaikum,

    Pertanyaan saya, bgmn dengan orangtua yang sangat tidak adil pd anaknya dengan membeda2kan perlakuan terhadap anak yg lain?

    bagaimana si anak tersebut harus bersikap?

    secara psikologis pasti anak tersebut akan pny luka di hati yg sgt dalam, apalgi kl dia ndak pny bekal ilmu agama yg kuat.

    Bgmn hukumnya dalam Islam tentang orangtua tsb?

    ini terjadi pada teman saya, saya butuh advis untuk memberikan jawaban yg terbaik menurut Islam…

    mohon berkenan dijawab lewat Email ya Ustadz, terimakasih.

    Wassalamualaikum Wr Wb

    • Orang yg tdk adil, Allah akan memberi sangsi pada mereka. Tapi anak tetap harus berbakti dan patuh kepada mereka selama tidak menyuruh pd hal2 yg maksiat.

  4. assalamualaikum pak Ustadz Syamsuri

    saya bnyak melihat di lingkungan umumnya orang tua zaman sekarang adalah ketika anak meminta kasih sayang maka diberi oleh orang tua dg gertakan, hardikan, anak hrs sabar krn ortunya lagi tidak enak hati, efeknya anak akan minder, tdk pd & tertutup,

    ketika anak meminta nasehat ke orang tua dan antara nasihat dan perbuatan orang tuanya tidak seiring sejalan, bahkan bertolak belakang, maka kecenderungan anak akan sulit menuruti nasihat orang tuanya & kehilangan jati dirinya,

    Selalu dikatakan, bahwa jangan pernah melawan orang tua, jangan pernah menyakiti mereka, tetapi justru kata2 tsb menyakitkan hati anak jika sang orang tua jg melawan pendirian yg diyakini benar oleh anaknya,

    nabi ibrahim pun jg menyerang pendirian ayahnya karena sang ayah menyembah berhala ( mungkin pd masa tsb nabi ibrahim dipandang tdk patuh, menyakiti ortunya, kbenaran nabi ibrahim baru tampak di kemudian hari),

    pertanyaanya pak Ustadz, bilamana orang tua yang Durhaka kepada anaknya ? dan bagaimana hukumnya secara islam ?

    ” seorang anak ketika akan dilahirkan tidak pernah meminta kpd Allah utk memilih siapa orang tuanya kelak”

    terima kasih banyak Pak Ustadz Syamsuri

    Wassalamualaikum wr wb

    • Wa ‘alaikum salam
      Soal orang tua berbuat zalim pd anaknya atau tdk memberi hak anaknya, itu perbuatan dosa yg ada sangsinya nanti di alam kubur dan akhirat, kecuali anaknya memaafkan dan mengikhlaskan.

  5. fadilkarimjelek wan tu tri vo

  6. Allahummaghfirli wali walidayna

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 99 other followers

%d bloggers like this: